Srikandi Merdeka Cup Jadi Fondasi Regenerasi Timnas Putri
- 24 Agt 2026 22:18 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pelaksanaan turnamen sepak bola putri bertajuk Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi panggung penting bagi perkembangan pesepakbola putri muda Indonesia. Pelatih Timnas Putri U16 Indonesia Timo Scheunemann menilai para pemain Indonesia menunjukkan mentalitas positif sepanjang turnamen.
"Luar biasa. Tadi banyak sekali pelanggaran dan mereka tanggapi dengan sangat baik sehingga kita dapat (penghargaan) tim fair play. Jadi saya juga respek sama mereka mentalitasnya udah oke banget,” ungkap Coach Timo, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurut Timo, performa tersebut menjadi modal bagi pemain muda untuk berkembang menuju level yang lebih tinggi. Ia optimistis sejumlah pemain berpeluang menembus Timnas Putri senior jika mampu menjaga performa dan sikap.
“Saya rasa akan ada banyak pemain yang bisa tembus ke timnas senior asal mereka terus mengembangkan performa sama sikap di dalam maupun di luar lapangan. Saya ingin mereka kalau sudah ke senior bisa jauh lebih baik daripada yang ada sekarang,” lanjutnya.
Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, juga menilai turnamen tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan mental pemain U-16 Indonesia. Keberanian menghadapi tim kuat Asia, termasuk Thailand pada final, dinilai menjadi indikator penting proses pembinaan.
“Peningkatan kualitas mental terlihat jelas ketika para srikandi muda melangkah ke lapangan tanpa rasa gugup saat bertemu dengan negara-negara raksasa Asia,” kata Vivin.
Menurut Vivin, program pembinaan berjenjang yang dilakukan melalui Women Soccer Trilogy turut memperluas talent pool sepak bola putri nasional. Pengalaman pemusatan latihan serta pertandingan internasional dinilai mampu mempercepat kematangan mental bertanding pemain muda.
Ia menegaskan perjalanan para pemain tersebut masih panjang sehingga konsistensi pembinaan menjadi kunci. Mereka diharapkan tidak cepat puas dan terus mengembangkan kemampuan melalui klub maupun akademi.
“Turnamen ini adalah awal, bukan akhir. Saya sangat berharap anak-anak ini tidak cepat puas, terus disiplin berlatih, dan konsisten mengembangkan kemampuan mereka di klub maupun akademi,” lanjutnya.
Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, menyebut turnamen tersebut sebagai puncak dari rangkaian Women Soccer Trilogy. Program itu sebelumnya diawali MilkLife Soccer Challenge dan dilanjutkan Hydroplus Soccer League.
“Caffino Srikandi Merdeka Cup ini adalah puncak dari trilogi Women Soccer yang memang kita sudah rencanakan, dimulai dari MilkLife Soccer Challenge, kemudian dilanjutkan dengan Hydroplus Soccer League, dan puncaknya adalah turnamen internasional Caffino Srikandi Merdeka Cup,” kata Teddy.
Dalam turnamen ini, Thailand keluar sebagai juara, disusul Indonesia sebagai runner-up dan Malaysia di posisi ketiga. Indonesia juga meraih penghargaan Best Goal Keeper melalui Alleana Ayu Arumy dan Team Fair Play.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....