Persebaya Juara Piala Presiden 2026 usai Tundukkan Persib lewat Adu Penalti

  • 06 Agt 2026 23:43 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Persebaya Surabaya menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung dengan skor adu penalti 6-5 pada 6 Agustus 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
  • Pertandingan final berlangsung sengit dengan kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum dilanjutkan ke babak adu penalti.
  • Persebaya meraih hadiah utama senilai Rp 8 miliar dan membawa pulang trofi Piala Presiden 2026 sebagai juara.

RRI.CO.ID, Surabaya - Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5 pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis, 6 Agustus 2026, malam.

Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum Bajul Ijo mengunci kemenangan lewat drama adu penalti. Gelar tersebut sekaligus mengantarkan Persebaya membawa pulang trofi Piala Presiden 2026 serta hadiah utama senilai Rp 8 miliar.

Laga Final Berjalan Ketat Sejak Menit Awal

Final mempertemukan dua tim dengan permainan menyerang. Persib Bandung lebih banyak menguasai bola pada fase awal pertandingan, tetapi Persebaya tampil lebih efektif saat memasuki sepertiga akhir lapangan.

Peluang pertama Persebaya datang melalui sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-15. Dua menit kemudian, Francisco Rivera kembali mengancam pertahanan Persib.

Tekanan tersebut akhirnya berbuah gol pada menit ke-20. Ramadhan Sananta sukses memanfaatkan umpan Rachmat Irianto untuk membawa Persebaya unggul lebih dulu.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Persib tidak membutuhkan waktu lama untuk membalas. Pada menit ke-24, sepak pojok yang diawali umpan Luciano Guaycochea menciptakan kemelut di depan gawang Persebaya. Patricio Matricardi memanfaatkan bola liar untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Setelah gol balasan tersebut, kedua tim saling melancarkan serangan. Kiper Ernando Ari beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Balsa Sekulic, sehingga skor tetap 1-1 hingga turun minum.

Persib Dominan, Persebaya Mengancam Lewat Serangan Balik

Memasuki babak kedua, Persib tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Luciano Guaycochea bersama Adam Alis beberapa kali menguji pertahanan Persebaya, namun penyelesaian akhir belum mampu mengubah kedudukan.

Persebaya hampir kembali memimpin pada menit ke-63 melalui sundulan Yuran Fernandes. Bola yang sudah mengarah ke gawang berhasil disapu Adam Alis tepat di garis gawang sehingga peluang emas itu gagal menjadi gol.

Menjelang berakhirnya waktu normal, kedua tim terus mencari gol kemenangan. Risto Mitrevski nyaris membawa Persebaya unggul lewat tendangan bebas, sementara dua peluang Balsa Sekulic tidak dihitung karena lebih dahulu berada dalam posisi offside. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap bertahan 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Kartu Merah Mariano Peralta Warnai Babak Extra Time

Babak extra time berlangsung dengan intensitas tinggi. Persib tetap mendominasi penguasaan bola, sedangkan Persebaya mengandalkan skema serangan balik cepat. Namun, disiplin pertahanan kedua tim membuat peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Momen penting terjadi pada menit ke-112 ketika Mariano Peralta menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Francisco Rivera. Wasit awalnya hanya memberikan kartu kuning, tetapi keputusan berubah menjadi kartu merah setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).

Keputusan wasit diubah menjadi kartu merah usai peninjauan VAR sehingga Persib harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain. Meski unggul jumlah pemain pada sisa pertandingan, Persebaya tetap gagal mencetak gol tambahan sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Reza Arya Jadi Pahlawan, Gledson Paixão Pastikan Gelar Juara

Pelatih Persib Igor Tolic membuat keputusan mengejutkan menjelang babak adu penalti dengan menarik kiper utama Teja Paku Alam dan memasukkan penjaga gawang muda Fitrah Maulana Ridwan. Strategi tersebut sempat membuahkan hasil ketika Fitrah menggagalkan tendangan Yuran Fernandes.

Namun, Reza Arya tampil lebih gemilang di bawah mistar Persebaya. Kiper Bajul Ijo menggagalkan eksekusi Uilliam Barros pada penendang pertama serta menggagalkan tendangan Al Hamra Hehanussa yang menjadi penendang ketujuh Persib.

Di kubu Persebaya, Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramalho, dan Walber Mota menjalankan tugas dengan baik. Momen penentuan akhirnya datang ketika Gledson Paixão maju sebagai algojo terakhir. Gelandang anyar Persebaya itu sukses menaklukkan Fitrah Maulana Ridwan untuk memastikan kemenangan 6-5 dalam adu penalti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....