Bernardo Tavares Fokus Bangun Tim Persebaya di Piala Presiden 2026

  • 24 Jul 2026 12:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan Piala Presiden 2026 menjadi bagian penting dari proses persiapan tim menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Turnamen pramusim tersebut dimanfaatkan untuk mematangkan kondisi skuad yang masih dalam tahap pembentukan sekaligus mengukur kesiapan pemain sebelum kompetisi resmi bergulir.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan Persebaya tetap mengusung target meraih kemenangan di setiap pertandingan. Namun, ia mengakui kondisi timnya belum sepenuhnya ideal karena sejumlah pemain masih mengejar kebugaran terbaik, sementara pemain-pemain baru masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkan.

"Bagi kami, Piala Presiden adalah bagian dari persiapan menuju kompetisi resmi. Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan. Tidak ada tim yang ingin kalah. Namun kami juga harus realistis karena banyak pemain yang belum berada di level terbaik dan tim ini masih dalam proses pembangunan. Semua itu membutuhkan waktu," kata Tavares.

Selain membangun kondisi fisik, Tavares juga memanfaatkan turnamen pramusim untuk menanamkan prinsip-prinsip permainan yang akan menjadi identitas Persebaya sepanjang musim. Menurutnya, perkembangan permainan tim menjadi tolok ukur yang lebih penting dibandingkan hasil akhir selama mengikuti Piala Presiden.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah komitmen pemain ketika kehilangan penguasaan bola. Tavares ingin seluruh pemain mampu melakukan transisi bertahan dengan baik, aktif membantu rekan setim, dan menjaga keseimbangan permainan saat menghadapi tekanan dari lawan.

"Yang paling ingin saya lihat adalah komitmen pemain ketika tim tidak menguasai bola. Saat kehilangan bola, mereka harus aktif bergerak, membantu rekan setim, melakukan transisi bertahan dengan baik, dan menjaga keseimbangan permainan. Sepak bola bukan hanya soal apa yang dilakukan saat menguasai bola," tegasnya.

Jadwal pertandingan yang padat juga menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya. Bajul Ijo dijadwalkan menjalani tiga pertandingan dalam waktu singkat sehingga rotasi pemain menjadi bagian penting dari strategi tim, baik untuk menjaga kebugaran maupun memberikan kesempatan kepada seluruh pemain menunjukkan kemampuannya.

"Kami akan berusaha memberikan yang terbaik dalam tiga pertandingan yang jadwalnya cukup padat. Waktu pemulihan sangat singkat, sehingga kemungkinan besar kami akan melakukan rotasi pemain," ujarnya.

Menurut Tavares, pertandingan juga menjadi sarana untuk menguji kesiapan mental pemain. Atmosfer pertandingan di hadapan puluhan ribu Bonek dan Bonita dinilai memberikan pengalaman yang tidak bisa diperoleh dalam sesi latihan, sehingga tim pelatih dapat menilai pemain yang paling siap menghadapi tekanan pertandingan.

"Latihan tentu berbeda dengan bermain di stadion yang penuh tekanan. Saya ingin mengetahui siapa pemain yang paling siap menghadapi situasi seperti itu. Target kami di Piala Presiden adalah membangun tim," tuturnya.

Ia mengakui beberapa pemain sempat mengalami kelelahan pada pertandingan sebelumnya. Selain faktor kebugaran, cuaca yang cukup panas serta atmosfer pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo juga menjadi tantangan yang harus dihadapi para pemain.

"Pada pertandingan terakhir saya melihat beberapa pemain mulai kelelahan. Cuaca juga cukup panas, dan mungkin ada pemain yang sedikit gugup karena bermain di depan sekitar 35 ribu Bonek dan Bonita. Menurut saya itu pengalaman yang sangat bagus," katanya.

Persebaya tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan wakil Thailand, Port FC. Persebaya akan mengawali perjuangannya dengan menjamu Persija di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu, 26 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....