Kevin Diks Sebut Final Jadi Ujian Besar Pembuktian Timnas

  • 30 Mar 2026 11:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menilai laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria sebagai momen penting untuk menguji sekaligus membuktikan kualitas skuad Garuda di level internasional. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 30 Maret 2026.

Diks mengakui bahwa menghadapi tim asal Eropa bukan perkara mudah. Namun, ia tetap percaya diri Timnas Indonesia mampu tampil maksimal, terlebih dengan keuntungan bermain di kandang sendiri.

"Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka adalah tim yang sangat bagus, kuat secara taktik, dan tentu punya kualitas individu yang baik. Meskipun beberapa pemain utama mereka tidak tampil, mereka tetap memiliki kualitas yang tinggi,” ujar Diks,dikutip dari laman Kita Garuda, Senin,30 Maret 2026.

"Tapi menurut saya ini juga tantangan terbaik, untuk bisa menang melawan tim dari Eropa. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Kami bermain di kandang, dan saya rasa sangat sulit mengalahkan kami di kandang. Ini saatnya menunjukkan bahwa ini adalah pertandingan besar, tantangan besar pertama, dan kami benar-benar siap," lanjutnya.

Selain kesiapan menghadapi laga final, Diks juga menyoroti proses adaptasi cepat tim di bawah arahan pelatih baru, John Herdman. Ia menilai komunikasi dan persiapan yang dilakukan sejak awal menjadi faktor penting dalam membangun kekompakan tim.

“Menurut saya kami beradaptasi dengan sangat cepat. Apa yang dia inginkan sangat jelas. Itu menunjukkan seperti apa sosoknya dan bagaimana dia mempersiapkan kami untuk periode ke depan. Bahkan sebelum berkumpul, dia sudah menunjukkan banyak hal yang dia harapkan dari kami. Persiapan adalah kunci untuk mencapai tujuan, dan menurut saya dia melakukannya dengan sangat baik. Semua itu sangat positif," tegasnya.

Kemenangan besar pada laga sebelumnya juga dinilai Diks sebagai modal berharga. Ia menyebut hasil tersebut sebagai bagian dari sejarah yang ingin kembali dilanjutkan di partai final.

“Itu hasil yang bagus, apalagi melawan tim dari CONCACAF. Saya dengar ini pertama kalinya kita menang melawan tim dari kawasan itu, jadi itu sejarah. Dan semoga besok bisa jadi sejarah lagi,” katanya.

Diks melihat pendekatan pelatih saat ini membawa perubahan signifikan, terutama dari sisi taktik dan detail permainan yang membuat tim tampil lebih solid. Terkait perannya di lapangan, Diks menegaskan siap bermain di berbagai posisi sesuai kebutuhan tim dan instruksi pelatih.

“Saya pemain yang dinamis. Saya hanya melakukan apa yang diminta pelatih. Mau bermain di belakang, di tengah, atau di sayap, tidak masalah. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim dan negara," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....