Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Alsintan untuk Petani

  • 05 Okt 2026 14:19 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di Mojokerto. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus upaya memperkuat produktivitas dan efisiensi pertanian.

Bantuan berupa lima unit pompa air dan dua unit combine harvester besar itu diharapkan dapat mendukung pengairan lahan, mempercepat proses panen, serta menekan biaya operasional dan kehilangan hasil panen. Gubernur Khofifah menyampaikan, penyaluran alsintan akan terus dilakukan ke berbagai daerah penghasil pangan di Jawa Timur.

Bantuan tidak hanya ditujukan untuk mempercepat proses budidaya dan panen, tetapi juga meningkatkan efisiensi serta mendorong pemanfaatan alat secara bersama-sama antarkelompok tani. "Dalam rangka Hari Jadi Pemprov Jatim yang ke 81 kita memang akan keliling menyampaikan bantuan alsintan kepada poktan-poktan dan kita mengawalinya dari Kabupaten Mojokerto," ujarnya, dalam siaran pers, Senin, 5 Oktober 2026.

Untuk mendukung swasembada pangan, Pemprov Jatim memfasilitasi sebanyak 341 unit alsintan, terdiri atas 231 unit alsintan prapanen dan 110 unit alsintan pascapanen. Bantuan tersebut diarahkan kepada kelompok tani di berbagai daerah agar kegiatan pertanian dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Gubernur Khofifah menekankan, penggunaan combine harvester dapat memangkas waktu panen secara signifikan dibandingkan metode manual. "Artinya alsintan ini InsyaAllah akan memberikan efisiensi bagi petani terutama dan ini bisa saling dipinjamkan disewakan ke poktan lainnya," ujarnya.

Mekanisasi juga berperan penting dalam menekan losses atau kehilangan hasil panen. "Loses-nya itu kalau di panen manual itu bisa 9 sampai 11 persen kalau pakai combine harvester losses-nya kira-kira tinggal satu sampai dua persen, jadi efisiensi dan efektivitasnya tinggi produktivitasnya tinggi," katanya.

Sementara itu, bantuan pompa air diarahkan untuk memperkuat ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama ketika petani menghadapi kondisi kemarau. "Itu sumur-sumur atau pompa-pompa ini menjadi penting untuk terus kita maksimalkan," katanya.

Salah satu penerima bantuan combine harvester Karsono (70) dari kelompok tani makmur Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto menyampaikan terima kasih. Menurutnya bantuan ini sangat bermanfaat karena selama ini para petani merasa kesulitan untuk dapat mengakses combine harvester.

"Combi-nya mau dipakai saat panen padi tahun ini, saya senang sekali dapat bantuan combi, supaya petani sini tidak kesulitan cari combi, combi-nya jauh-jauh, datangnya lama banget, susah nyari combi, padi sudah jatuh combi-nya baru datang itu kesulitannya petani sini, penghasilan jadi turun, kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur atas bantuan combi-nya," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....