Mahasiswa UINSA Tuntut Rektor Mundur, Soroti Delapan Persoalan

  • 16 Sep 2026 20:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) menggelar aksi menuntut evaluasi kepemimpinan Rektor UINSA Prof. Muzakki. Salah satu tuntutan utama mahasiswa ialah meminta rektor mundur dari jabatannya.

Wakil Presiden BEM UINSA, Fadlurrakhman Fazle Purwardana, Rabu 16 September 2026 mengatakan mahasiswa menolak dan mengecam kepemimpinan Prof. Muzakki. Menurutnya, mahasiswa ingin pergantian kepemimpinan dilakukan secara hormat.

“Kami menolak dan mengecam, dan kami juga ingin menurunkan secara hormat ya, secara pribadi dari Prof Muzakki ini kemudian turun jadi Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya. Kami ingin kepemimpinan UINSA ke depan bisa menaungi dan mengayomi teman-teman mahasiswa maupun dosen,” ujar Fadlurrakhman.

Fadlurrakhman menyebut mahasiswa menilai kepemimpinan rektor otoriter dan diktator. Ia juga menyinggung pencopotan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum yang disebut dilakukan secara sepihak.

“Kami menilai beliau ini sangat otoriter dan sangat diktator. Banyak keberatan dari dosen-dosen utamanya yang kemudian sampai aspirasinya ke mahasiswa karena takut untuk menyuarakan,” kata Fadlurrakhman.

Mahasiswa juga mempersoalkan kebijakan penggunaan fasilitas kampus yang dinilai membebani organisasi mahasiswa. Salah satunya terkait kewajiban menyisihkan dana kegiatan untuk menyewa fasilitas kampus.

“Contoh kecil itu kita harus menyisihkan sedikit dana, seorang mahasiswa, utamanya ormawa, untuk menyewa Sport Center atau tempatlah di gedung. Beberapa persen dari penghasilan kegiatan kami itu harus diserahkan ke Pusat Bisnis,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa menuntut pengusutan kasus Kopertais serta klarifikasi keterlambatan buku, KTM, dan almamater mahasiswa baru. Mereka juga mempersoalkan penerimaan mahasiswa baru, jam malam, UKT, dan mekanisme peminjaman tempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....