BMKG Peringatkan Angin Kencang Melanda Jawa Timur

  • 14 Sep 2026 11:56 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan kecepatan angin kencang di sebagian besar wilayah Jawa Timur (Jatim) yang diprakirakan berlangsung pada tanggal 12 hingga 14 September 2026.

Peningkatan kecepatan angin ini dapat memicu potensi bahaya serta mengganggu kenyamanan dan aktivitas harian masyarakat.

Berdasarkan pengamatan BMKG, kecepatan angin maksimum di Jawa Timur terpantau mencapai 48 km/jam. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan kecepatan rata-rata angin harian yang biasanya berkisar antara 10 hingga 20 km/jam.

BMKG Juanda menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena sebagian besar wilayah Jawa Timur saat ini berada pada puncak musim kemarau.

"Kondisi ini disebabkan oleh besarnya perbedaan tekanan udara di wilayah Timur Australia dengan wilayah dekat Ekuator, sehingga mendorong penguatan aliran angin timuran dari Australia menuju wilayah Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur," rilis BMKG Juanda dalam keterangannya.

Fenomena peningkatan kecepatan angin yang berdampak signifikan pada aktivitas masyarakat ini diprakirakan akan bertahan selama 2 hingga 3 hari ke depan.

Sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur diimbau meningkatkan kewaspadaan, antara lain:

Kabupaten/Kota: Banyuwangi, Kota Batu, Bondowoso, Jember, Kota Kediri, Magetan, Kota Pasuruan, Mojokerto, Blitar, Bojonegoro, Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Malang, Lumajang, Kabupaten Malang, Nganjuk, Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Lamongan, Madiun, Kota Mojokerto, Sidoarjo, Bangkalan, Gresik, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Pamekasan, Sumenep, Trenggalek, Kota Madiun, Pacitan.

Wilayah Perairan: Pesisir utara dan pesisir selatan Jawa Timur.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk senantiasa waspada, terutama pada siang hingga sore hari. Berikut sejumlah panduan keselamatan yang disarankan :

Bagi Pengendara & Pengguna Jalan : Berhati-hati saat berkendara, terutama pengendara sepeda motor serta pengemudi di jalan tol atau jembatan terbuka (seperti Jembatan Suramadu) terhadap terpaan angin dari samping yang dapat menggoyangkan kendaraan.

Hindari Area Berbahaya, Jangan berteduh, berdiri, atau memarkir kendaraan di bawah pohon rindang, baliho/papan iklan, maupun bangunan yang lapuk.

Cegah Kebakaran dengan menghindari aktivitas pembakaran sampah atau lahan terbuka karena angin kencang membuat api sangat cepat menyebar dan sulit dipadamkan.

Bagi pekerja konstruksi & wisata, Pekerja proyek outdoor di gedung tinggi diimbau menghentikan kegiatan sementara saat angin kencang. Pengelola wahana permainan seperti gondola atau bianglala juga disarankan menunda operasional demi keselamatan.

Bagi Nelayan & Pelayaran diimbau, nelayan dan pengguna perahu kecil diminta mewaspadai potensi Gelombang Tinggi dan menunda aktivitas melaut sementara waktu.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca terkini dan peringatan dini 3 harian maupun 2–3 jam ke depan melalui situs resmi BMKG Juanda di stamet-juanda.bmkg.go.id, atau akun media sosial resmi @infobmkgjuanda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....