Gempa M5,9 Guncang Utara Jakarta, Hiposenter 376 Km

  • 12 Sep 2026 17:49 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang wilayah utara Jakarta, Sabtu, 12 September 2026, pukul 04.23 WIB. Gempa tersebut memiliki hiposenter dalam dengan kedalaman mencapai 376 kilometer.

Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia. (IABI) Dr. Daryono, menjelaskan gempa tersebut merupakan fenomena deep focus earthquake. Gempa dalam ini terjadi akibat deformasi batuan pada slab Lempeng Australia yang menunjam ke bawah Pulau Jawa.

Menurut Daryono, sumber gempa bukan berasal dari aktivitas sesar aktif di dekat permukaan, dan termasuk peristiwa intra-slab pada zona Benioff. “Kejadian gempa bumi ini merupakan contoh klasik dari fenomena gempa bumi hiposenter dalam,” ujar Daryono, Sabtu, 12 September 2026.

Kedalaman hiposenter membuat getaran gempa dapat menjangkau wilayah geografis yang sangat luas. Getaran dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan.

Daryono menjelaskan, gelombang seismik dapat merambat melalui slab lempeng yang lebih padat. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah di Jawa bagian selatan turut merasakan guncangan gempa.

BMKG mencatat gempa dirasakan dengan intensitas hingga III MMI di sejumlah wilayah. Sukabumi, Cianjur, Cilacap, Yogyakarta, Pacitan, dan Malang termasuk wilayah yang merasakan getaran.

Meski guncangan menjangkau wilayah luas, kedalaman gempa membuat intensitasnya relatif rendah di permukaan. Hingga laporan awal, tidak terdapat informasi mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.

Daryono mengatakan gempa hiposenter dalam umumnya memiliki aktivitas gempa susulan lebih terbatas. Namun, masyarakat tetap perlu mengikuti informasi resmi BMKG terkait perkembangan gempa.

BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat diminta tidak mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....