Ketua ISKI Jatim ungkap Tantangan RRI di Usia ke 81 Tahun

  • 11 Sep 2026 18:44 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur, Suko Widodo menyebut tantangan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) di usia ke 81 tahun ini yakni persebaran berita dan informasi yang intens guna memanfaatkan kemudahan di era digital dengan keberadaan multiplatform sosial media.

Suko saat diwawancara RRI usai menghadiri Peringatan Hari Radio Nasional pada Jumat 11 September 2026 kemarin mengatakan keunggulan radio dibandingkan dengan platform media manapun yakni kecepatan dan akurasi informasi yang terpercaya.

“Transformasi RRI di berbagai platform media sosial memang sudah maksimal kalau saya lihat. Hanya saja, tantangan yang dihadapi masih ada, yaitu spread news atau persebaran beritanya yang harus dimaksimalkan. Sayang karena RRI punya keunggulan kecepatan jika dibanding media lain,” ucap Suko.

Meski pemerintah tengah melakukan efisiensi dari berbagai sisi yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi kinerja LPP RRI, Dosen Komunikasi Universitas Airlanga tersebut tetap optimis RRI mampu menjawab tantangan publik untuk bisa menyajikan produk jurnalistik dan informasi yang lebih unggul kedepannya.

“Meski kita tahu efisiensi pasti sedikit banyak mempengaruhi operasional, namun saya yakin RRI mampu tetap optimal memaksimalkan output yang ada, dan pesan saya pemerintah seharusnya perlu memberi dukungan penuh kepada RRI sebagai wadah informasi yang terpercaya bagi publik,” ujarnya.

Selain itu dirinya juga berpesan kepada angkasawan dan angkasawati RRI di seluruh Indonesia untuk tidak pernah berhenti melakukan tiga hal, yakni belajar belajar dan belajar dan merenungkan bahwa pekerjaan sebagai insan radio di RRI merupakan pekerjaan yang mulia.

“Dan satu lagi, pesan saya kepada kawan-kawan (RRI) semua, harus tetap melakukan tiga hal, yaitu belajar belajar dan belajar. Karena syarat utama untuk maju ya tidak ada jalan lain kecuali terus berdedikasi untuk belajar. Disisi lain pekerjaan ini sebenarnya sangat mulia, karena ikut membawa perjuangan bangsa sejak 45,” ujarnya.

Baginya, cita-cita kemajuan RRI untuk menjadi media publik terdepan tidak akan mampu di wujudkan hanya dengan peran angkasawan RRI saja, namun peran seluruh masyarakat juga penting guna menjadikan RRI sebagai instrumen penyebar informasi dan edukasi bagi publik itu sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....