Abidah, Remaja Disabilitas Raih Juara WWI Jatim dan Golden Ticket Nasional
- 05 Sep 2026 21:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Langkah seorang remaja disabilitas Surabaya di panggung fashion kembali membawa cerita besar tentang keberanian, perjuangan, dan kesempatan yang setara. Abidah Nur Zahro Aulia Umama (15), siswi kelas X jurusan Tata Busana SMKN 8 Surabaya, berhasil meraih Juara Harapan 2 kategori Teen dalam ajang Wajah Wastra Indonesia (WWI) tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kompetisi yang berlangsung pada Minggu 30 Agustus 2026 di Ciputra World Surabaya tersebut mempertemukan Abidah dengan sederet model reguler dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk membawakan tema kostum Wastra Indonesia.
Bagi Abidah, perjalanan menuju panggung WWI bukan sekadar mengikuti kompetisi modeling biasa, melainkan cara menyuarakan pesan inklusivitas. Sebagai seorang penyandang disabilitas, ia harus menghadapi tantangan ekstra saat berada di panggung yang sama dengan para peserta reguler usia 13–16 tahun.
Namun, dengan balutan busana wastra yang menawan dan rasa percaya diri yang kuat, Abidah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk bersaing secara adil dan menunjukkan karya terbaiknya.
Rasa bangga dan haru pun tak mampu disembunyikan Abidah usai namanya diumumkan sebagai salah satu pemenang di ajang regional tersebut. "Awalnya saya sempat gugup karena harus bersaing dengan teman-teman model reguler yang sudah berpengalaman. Tapi saya meyakinkan diri sendiri bahwa saya pasti bisa. Keberhasilan meraih Juara Harapan 2 ini benar-benar membuat saya bersyukur dan makin percaya diri untuk terus berkarya di dunia fashion," ungkap Abidah saat diwawancarai.
Pencapaian Abidah kian lengkap setelah pihak penyelenggara memberikan Golden Ticket yang membukakan jalan baginya menuju WWI tingkat Nasional di Jakarta pada akhir November 2026 mendatang. Ajang tingkat nasional ini diprediksi menjadi momentum bersejarah karena direncanakan membuka kategori khusus Disabilitas untuk pertama kalinya. Langkah ini dinilai sebagai angin segar bagi perkembangan industri fashion Indonesia yang makin ramah dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Meskipun peluang emas di ibu kota sudah di depan mata, Abidah kini dihadapkan pada dilema antara memanfaatkan kesempatan nasional tersebut atau fokus pada pendidikan sekolahnya. Sebagai siswi yang baru memulai masa studinya di jurusan Tata Busana SMKN 8 Surabaya,
Ia menyadari adanya konsekuensi akademik yang harus ditanggung jika memilih berangkat ke Jakarta. Keharusan meninggalkan jam pelajaran sekolah selama beberapa hari menjadi bahan pertimbangan utama bagi keluarga dan dirinya saat ini.
"Saya sangat bersyukur atas kepercayaan dan Golden Ticket yang diberikan, ini kesempatan yang sangat langka. Namun, di sisi lain saya juga tidak mau mengabaikan kewajiban sekolah yang baru saja dimulai di SMKN 8 Surabaya. Saat ini saya dan orang tua masih berdiskusi serta mempertimbangkan dengan matang apakah akan mengambil kesempatan ke Jakarta atau cukup sampai di tingkat provinsi saja," tambah Abidah jujur mengenai pertimbangannya.
Terlepas dari keputusan akhir yang bakal diambil nantinya, perjalanan Abidah di panggung WWI Jawa Timur telah memberikan inspirasi mendalam bagi masyarakat luas. Ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan tidak membatasi ruang gerak seseorang untuk meraih prestasi di ranah profesional. Keputusan apakah Abidah bakal mengepak koper menuju panggung nasional di Jakarta kini tinggal menunggu waktu, tetapi keberaniannya melangkah sejauh ini sudah menjadi sebuah kemenangan tersendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....