Spirit Kemerdekaan Jadi Fondasi Utama Kuatkan Moderasi Beragama di Surabaya

  • 31 Agt 2026 10:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi momen nostalgia sejarah, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam merawat keberagaman dan memperkokoh toleransi antarumat beragama. Hal tersebut menjadi bahasan utama dalam program Tanjung Perak Pagi: Moderasi Beragama yang disiarkan langsung oleh Pro 4 RRI Surabaya pada Senin, 31 Agustus 2026.

Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya, Drs. H. Andi Hariyadi, M.Pd.I., menegaskan pentingnya memaknai esensi kemerdekaan secara mendalam. Menurutnya, pilar utama kemerdekaan mencakup nilai nasionalisme, patriotisme, persatuan, kemandirian, serta jiwa religius yang senantiasa menjiwai kehidupan berbangsa.

"Nasionalisme adalah rasa cinta tanah air yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Ketika nilai ini dipadukan dengan patriotisme yaitu sikap rela berkorban dan berani membela kebenaran maka fondasi kebangsaan kita akan semakin kokoh dan tidak mudah digoyahkan oleh isu-isu pemecah belah," ujar Andi Hariyadi dalam dialog interaktif tersebut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa semangat Bhinneka Tunggal Ika merupakan simpul utama untuk mengikat perbedaan suku, agama, dan budaya di Indonesia. Kemandirian bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki tekad bersatu yang dilandasi oleh sikap hidup religius dan senantiasa bersumber pada nilai-nilai ketuhanan.

Terkait implementasi dalam kehidupan sehari-hari, Andi menguraikan tiga langkah konkrit untuk menguatkan moderasi beragama di tengah masyarakat. Penguatan tersebut dimulai dari keimanan yang teguh melalui ibadah dan akhlaqul karimah, dilanjutkan dengan sikap toleransi tinggi yang menghormati perbedaan tanpa memaksakan kehendak, serta komitmen aktif untuk terus menebar perdamaian dan menjaga kepedulian sosial.

Menutup perbincangan, Sekretaris FKUB Kota Surabaya ini mengajak seluruh pendengar Pro 4 RRI Surabaya untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai ajang refleksi diri. Mengingat pengorbanan jiwa, raga, dan keteladanan para pahlawan merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk melanjutkan perjuangan bangsa di era modern.

"Kemerdekaan adalah pintu gerbang menuju kemajuan. Tugas kita hari ini adalah mengisinya dengan beragama yang mencerahkan dan mendamaikan, menguasai ilmu pengetahuan demi kejayaan bangsa, serta terus menjaga persatuan nasional demi menyukseskan pembangunan di segala bidang," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....