Heri Cahyo: Muktamar NU Momentum Perkuat Ekonomi Warga Nahdliyin

  • 30 Agt 2026 14:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) dinilai bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan organisasi. Tokoh muda santripreneur sekaligus Founder Santripreneur Academy Nusantara Foundation, Heri Cahyo Bagus Setiawan, menyebut muktamar menjadi momentum memperkuat kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.

Menurut Heri, penguatan ekonomi merupakan agenda penting yang perlu terus diikhtiarkan bersama. “Bagaimana memperkuat kemandirian ekonomi warga Nahdliyin, itu menjadi agenda yang sangat penting,” ujarnya, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, semangat penguatan ekonomi telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan para pendiri NU. Sebelum NU berdiri pada 1926, para kiai membangun sejumlah gerakan yang mencakup kebangsaan, pendidikan, pemikiran, hingga ekonomi.

Di antaranya Nahdlatul Wathan yang membawa spirit kebangsaan dan pendidikan, serta Tashwirul Afkar sebagai ruang pemikiran dan keilmuan. Selain itu, terdapat Nahdlatut Tujjar yang membawa semangat kebangkitan para saudagar melalui penguatan ekonomi.

“Spirit Nahdlatut Tujjar membawa penguatan ekonomi melalui jejaring kiai dan saudagar,” kata Heri. Menurutnya, sejarah tersebut menunjukkan perjuangan keagamaan, pendidikan, kebangsaan, dan ekonomi saling menguatkan.

Karena itu, Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras Jombang, dinilai menjadi momentum strategis. Heri berharap muktamar tersebut dapat menemukan kembali spirit Nahdlatut Tujjar dalam konteks kekinian.

“Bagaimana ekonomi memiliki kekuatan dalam memberdayakan umat. Ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menemukan kembali spirit Nahdlatut Tujjar di dalam konteks kekinian,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....