Jukir Pasar Porong Kompak Patungan Rayakan Lomba Kemerdekaan

  • 28 Agt 2026 22:29 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Bukan hanya mengatur kendaraan, para juru parkir (jukir) Pasar Porong, Sidoarjo, ikut menyulut kemeriahan perayaan kemerdekaan. Area sekitar pasar disulap menjadi arena perlombaan yang melibatkan pedagang hingga warga setempat.

‎Kegiatan tersebut berlangsung terbuka untuk umum. Pedagang dan warga sekitar bebas ikut meramaikan berbagai perlombaan yang digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

‎Koordinator Jukir Pasar Porong, Muhammad Miftahudin, mengatakan kegiatan ini digelar untuk membangun kebersamaan antara jukir, pedagang, dan masyarakat.

‎“Pesertanya terbuka untuk umum. Kami ingin warga dan pedagang bisa ikut merasakan kemeriahan kemerdekaan bersama-sama,” kata Miftahudin, Jumat 28 Agustus 2026.

Menariknya, seluruh biaya kegiatan dikumpulkan secara kolektif oleh para jukir. Tidak ada anggaran khusus dari pemerintah untuk pelaksanaan lomba tersebut.

"Anggarannya swadaya antar jukir. Kami kumpulkan bersama sesuai kemampuan, yang penting bisa menggelar kegiatan dan membuat warga senang,” ujarnya.

‎Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk partisipasi para jukir dalam kehidupan sosial masyarakat di sekitar tempat mereka bekerja. Aktivitas yang biasanya identik dengan mengatur kendaraan dan parkir, kali ini berubah menjadi bagian dari kemeriahan perayaan kemerdekaan.

‎Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Sidoarjo, Fajar Rusdiono, mengapresiasi inisiatif para jukir tersebut. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini dapat mempererat hubungan antara jukir dengan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan positif teman-teman jukir. Ini bisa menjadi sarana mempererat kebersamaan dengan warga dan pedagang,” ujar Fajar.

Warga pun menyambut antusias kegiatan tersebut. Endang Rahayu, salah seorang warga, menilai lomba kemerdekaan membuat suasana Pasar Porong menjadi lebih ramai dan guyub.‎“Bagus, warga jadi ikut senang dan semakin guyub,” kata Endang.

‎Perayaan sederhana dengan biaya swadaya tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk para jukir yang sehari-hari bekerja di kawasan Pasar Porong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....