DPR Dorong Percepatan Pemulihan Fasilitas Publik Pascagempa NTT

  • 25 Agt 2026 19:29 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong percepatan pemulihan fasilitas publik pascagempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, langkah ini penting agar pelayanan dasar masyarakat segera kembali normal

Bambang Haryo menilai sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, jalan, pelabuhan, dan fasilitas warga perlu segera dipulihkan. Menurutnya fasilitas tersebut, urgen untuk segera digunakan masyarakat.

“Begitu banyak fasilitas publik yang mengalami kerusakan. Perlunya percepatan pemulihan oleh pemerintah untuk pembenahan fasilitas terutama sekolah, rumah sakit, peribadatan, infrastruktur jalan, pelabuhan, dan perumahan warga," katanya, Selasa 25 Agustus 2026.

Bambang Haryo mengapresiasi pemerintah pusat dan daerah, BNPB, TNI/Polri, serta tim kesehatan yang membantu penanganan gempa. Ia menilai pemulihan akses jalan menjadi langkah awal yang perlu dilanjutkan dengan perbaikan fasilitas lainnya.

“Kami mengapresiasi BNPB yang sudah bergerak, termasuk TNI dan Polri yang luar biasa membantu sehingga akses jalan sudah pulih kembali. Namun, pekerjaan berikutnya adalah memastikan fasilitas publik yang rusak lainnya segera diperbaiki," jelasnya.

Sebagai anggota DPR RI, Bambang Haryo akan menyampaikan aspirasi Pemkab Nagekeo kepada komisi terkait. Ia juga akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga untuk mempercepat pemulihan fasilitas terdampak.

“Kita harus segera menyelesaikan pembenahan fasilitas publik serta perumahan warga dalam waktu singkat," tegasnya.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Bambang Haryo meninjau kerusakan dermaga di Marapokot dan meminta percepatan pemulihan kepada Ditjen Perhubungan Laut dan ASDP. Pemulihan dermaga dinilai penting untuk mendukung akses transportasi dan distribusi logistik.

Bambang Haryo juga menyapa sekitar 3.500 warga di pengungsian Lapangan Danga dan Lapangan Marapokot. Bersama PT Dharmalautan Utama, ia menyalurkan bantuan kebutuhan pokok sebanyak 12 truk atau sekitar 60 ton kepada masyarakat terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....