BPBD Jatim Intensifkan Water Bombing Tangani Karhutla Gunung Arjuna
- 25 Agt 2026 18:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuna Welirang, Kabupaten Pasuruan, terus ditangani tim gabungan. BPBD Jawa Timur mengintensifkan pemadaman melalui udara menggunakan helikopter PK-DAP berkapasitas 1.000 liter.
Hingga Selasa 25 Agustus 2026, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak delapan sortie dengan total 8.000 liter air dicurahkan ke lokasi kebakaran. Pemadaman udara dilakukan karena masih terdapat dua titik api di bawah puncak Gunung Arjuna yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
“Pada tanggal 21 (Jumat) sebetulnya api sempat padam. Tapi karena cuaca, api menyala lagi," ujar Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.
Gatot mengatakan kondisi cuaca di kawasan Gunung Arjuna yang cepat berubah menjadi kendala dalam pelaksanaan water bombing. Karena itu, operasi pemadaman melalui udara tidak selalu dapat dilakukan setiap saat.
“Mulai saat itulah kita laksanakan water bombing. Hanya saja, karena cuaca di Arjuno ini mudah berubah, maka water bombing tidak selalu bisa kita laksanakan," katanya.
Gatot juga memantau langsung kondisi area terdampak kebakaran melalui helikopter untuk memastikan titik api dan mempercepat penanganan. Dari pantauan udara, sejumlah lokasi terlihat telah padam, sementara dua titik lainnya masih menyala dan mengeluarkan asap.
“Kita berharap operasi water bombing yang dilakukan hari ini bisa maksimal dilaksanakan, sehingga area terdampak kebakaran di kawasan Arjuna Welirang bisa segera padam," tuturnya.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jatim, luas area terdampak karhutla di kawasan Gunung Arjuna Welirang hingga Selasa mencapai 146,85 hektare. Sementara sekitar 30 personel gabungan masih melakukan pemadaman melalui jalur Sumber Brantas, Batu, dan Tretes, Pasuruan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....