PELNI dan Pelindo Gratiskan Pengiriman Bantuan Korban Gempa NTT

  • 25 Agt 2026 17:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI memperkuat sinergi BUMN untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sinergi ini diwujudkan melalui pembebasan biaya angkut atau diskon tarif 100 persen untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah dalam rilisnya kepada RRI Selasa 25 Agustus 2026 menyampaikan bahwa fasilitas diskon 100% ini berlaku untuk tarif muatan kapal PELNI selama masa tanggap darurat bencana gempa bumi di NTT, bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Pelindo.

“Program ini berbentuk diskon 100 persen untuk tarif muatan kapal PELNI yang difasilitasi pemerintah melalui Kementerian Perhubungan. Ini bisa digunakan masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya. Melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa, khususnya di Jawa Timur, kami bersama Pelindo dan KSOP menginisiasi dibentuknya posko bersama di Terminal Gapura Surya Nusantara,” ujar Roni.

Tingginya antusiasme masyarakat, lembaga, dan instansi di Jawa Timur dalam menyalurkan bantuan mendorong Pelindo, PELNI, dan KSOP meresmikan Posko Bersama Penerimaan Logistik Bencana di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Posko ini telah beroperasi sejak 16 Agustus 2026 dan menjadi pusat pengumpulan logistik sebelum diberangkatkan menggunakan kapal-kapal penumpang PELNI. Selain Surabaya, posko serupa juga disiapkakan di berbagai pelabuhan utama seperti Tanjung Priok (Jakarta) dan Makassar.

Dari sisi pengelolaan dan operasional pelabuhan, Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menegaskan komitmen Pelindo dalam memfasilitasi dan mengawal kelancaran alur pengiriman bantuan kemanusiaan ini dari berbagai pihak.

“Kami terus memfasilitasi dukungan pengiriman bantuan kemanusiaan untuk korban gempa NTT. Seluruh kesiapan infrastruktur pelabuhan, dermaga, fasilitas penunjang, hingga operasional bongkar muat di posko bersama berjalan lancar, agar bantuan dapat terdistribusi secara cepat, aman, dan tepat sasaran,” ungkap Ana.

Adapun jenis bantuan prioritas yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak bencana NTT meliputi bahan pokok (sembako), tenda pengungsian, matras, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta air mineral. Untuk pengiriman tahap selanjutnya dari Surabaya, PELNI menyiapkan KM Tidar yang dijadwalkan bertolak pada 30 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB dengan rute Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Maumere.

Sebelumnya, KM Tidar telah memberangkatkan gelombang pertama bantuan pada 16 Agustus 2026 dan tiba di Maumere pada 19 Agustus 2026 untuk diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Selain KM Tidar,

PELNI bersama Pelindo juga menyiagakan armada kapal penumpang lainnya seperti KM Awu, KM Gunung Dempo, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Tilongkabila, dan KM Wilis guna memfasilitasi pengiriman logistik sesuai rute reguler dan pelabuhan singgah di wilayah NTT.

Fasilitas pengiriman gratis 100% ini masih terus dibuka tanpa batas waktu yang ditentukan, menyesuaikan dengan kebutuhan tanggap darurat di lapangan dan arahan selanjutnya dari Pemerintah. Pelindo dan PELNI mengimbau masyarakat, swasta, maupun instansi yang ingin menyalurkan bantuan untuk dapat memanfaatkan fasilitas posko bersama serta armada kapal yang telah disiagakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....