LAZISMU Jatim Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT

  • 21 Agt 2026 14:59 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • LAZISMU Jawa Timur mengirimkan bantuan logistik senilai Rp175 juta untuk korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
  • Bantuan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan KRI Teluk Parigi 539 milik TNI Angkatan Laut dari Dermaga Armatim, Ujung, Surabaya pada Kamis, 20 Agustus 2026.
  • Pengiriman bantuan dilakukan melalui kolaborasi antara LAZISMU Jatim dengan TNI AL Kodaeral V Surabaya untuk memastikan distribusi efektif ke lokasi bencana.

RRI.CO.ID, Surabaya - Merespon peristiwa gempa bumi yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Jawa Timur mengirim bantuan logistik untuk warga terdampak gempa bumi. Bantuan senilai sekitar Rp175 juta itu diberangkatkan melalui jalur laut dari Surabaya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pengiriman bantuan LAZISMU Jatim ini, berkolaborasi dengan TNI AL Kodaeral V Surabaya. Pengiriman dilakukan menggunakan KRI Teluk Parigi 539 milik TNI Angkatan Laut dari Dermaga Armatim, Ujung, Surabaya.

Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan LAZISMU Jatim, Aditio Yudono, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap aksi kemanusiaan Muhammadiyah di wilayah terdampak gempa. “Untuk membantu warga terdampak gempa dan mendukung aksi kemanusiaan Muhammadiyah Jatim di Flores, LAZISMU Jatim mengirimkan bantuan logistik senilai Rp175 juta,” kata Aditio, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Dijelaskan oleh Aditio, bantuan yang dikirim cukup beragam. Di antaranya 350 boks family kit, 1.440 kemasan RendangMu produk kurban LAZISMU Jatim, 60 dos air minum dalam kemasan, 500 meter terpal, genset, perangkat penguat sinyal internet, serta 100 pakaian anak.

Pengiriman logistik ini juga menjadi bagian dari dukungan LAZISMU terhadap relawan Muhammadiyah yang sudah berada di Flores. Sebanyak 14 relawan dari Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB) PWM Jawa Timur telah diterjunkan dengan berbagai keahlian.

Para relawan tersebut membentuk Pos Koordinasi bantuan di Kota Ende. Selain itu, aksi kemanusiaan Muhammadiyah Jatim juga menjangkau sejumlah wilayah lain, yakni Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

“LAZISMU berkewajiban mendukung pergerakan relawan, baik melalui dukungan dana operasional maupun bantuan logistik,” ujar Aditio.

Selama masa tanggap darurat yang direncanakan berlangsung selama 30 hari, relawan Muhammadiyah akan memberikan sejumlah layanan kepada masyarakat. Di antaranya layanan kesehatan dan dapur umum.

Untuk kebutuhan dapur umum, LAZISMU tidak seluruhnya mengirim bahan pangan dari Jawa Timur. Kebutuhan seperti beras, lauk, sayuran dan bahan makanan lainnya akan dibeli di daerah setempat.

Menurut Aditio, langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu perputaran ekonomi masyarakat di wilayah terdampak. Sementara itu, bantuan yang diberangkatkan dari Surabaya diperkirakan tiba di Flores dalam waktu tiga hingga empat hari.

Waktu tempuh tersebut masih bergantung pada kondisi cuaca dan situasi selama perjalanan laut. LAZISMU Jatim juga mengajak masyarakat yang ingin membantu penyintas gempa Flores untuk ikut berdonasi.

Donasi dapat disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia nomor rekening 9000009994, Bank Jatim Syariah 6141111999, atau Bank Muamalat 7710015630.

Aditio berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan warga terdampak dan mendukung kerja relawan Muhammadiyah selama masa tanggap darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....