Bantu Korban Gempa NTT, LMI Berangkatkan Tambahan Personel Rescue
- 20 Agt 2026 19:33 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI) memberangkatkan tambahan personel rescue beserta kendaraan operasional dan logistik untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu 15 Agustus 2026 silam.
Bantuan tersebut di berangkatkan dari Surabaya pada hari ini Kamis 20 Agustus 2026, setelah adanya informasi gempa susulan dengan magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman 10 kilometer, hanya saja diperkirakan tidak berpotensi tsunami.
Direktur Operasional dan Pengembangan LAZNAS LMI Johantara Hafiyan mengatakan penambahan personel dilakukan untuk memperkuat kapasitas tim yang sebelumnya telah berada di lokasi. “Kami juga membawa tambahan logistik untuk mendukung kebutuhan tim dan masyarakat terdampak di lapangan,” ujar Johantara melalui rilisnya kepada RRI Kamis 20 Agustus 2026.
Ia menambahkan personel tambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan respons yang meliputi asesmen, distribusi bantuan, dukungan evakuasi, serta koordinasi dengan relawan dan berbagai pihak di wilayah terdampak. “Prinsipnya, kami ingin memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan efektif,” ucapnya.
Sementara itu, Humanitarian Program Laznas LMI, Susanto menyampaikan respons kemanusiaan LMI hingga Kamis 20 Agustus masih berfokus pada sejumlah wilayah terdampak, antara lain Kabupaten Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, dan Sikka. “Berdasarkan data situasi yang kami himpun, tercatat 22.365 rumah mengalami kerusakan, 1.182 orang mengalami luka-luka, 40.040 orang mengungsi, dan 70 orang meninggal dunia,” ungkap Susanto.
Selain itu, sebanyak 39 ruas jalan, 173 tempat ibadah, 211 fasilitas kesehatan, dan 653 sekolah turut terdampak. Meski begitu pihaknya terus melakukan update terkait kondisi terkini di lokasi kejadian. “Tim terus melakukan asesmen dan pemutakhiran untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat teridentifikasi dengan baik,” ucapnya.
Untuk mempercepat pelayanan, LMI Rescue membagi operasi kemanusiaan ke dalam sejumlah zona. Zona 1 Manggarai Timur difokuskan pada pendirian shelter dan dapur umum. Zona 2 Manggarai Barat mencakup pendirian shelter, dapur umum, serta dukungan evakuasi. Sementara Zona 3 Maumere dan Nagekeo difokuskan pada pendistribusian logistik, asesmen, dan evakuasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....