Syaifuddin Zuhri Ajak Arek-Arek Suroboyo Jaga Kota Tetap Humanis
- 20 Agt 2026 08:21 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak arek-arek Surabaya ikut mengambil peran dalam mempertahankan kondusivitas Kota Pahlawan. Menjaga Surabaya tetap aman dan nyaman dinilai bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat.
"Kita ingin tahu, ingin melihat dan memberikan pesan terhadap warga Surabaya dan arek-arek Surabaya. Kita juga ajak untuk menjaga Surabaya, bahwa Surabaya tetap tenang, tetap kondusif, tetap humanis," katanya.
Pesan tersebut disampaikan Syaifuddin saat mengikuti patroli bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, Rabu, 19 Agustus 2026, malam. Ia bahkan berangkat dari rumah dinas menuju kawasan Jalan Ir. Soekarno (MERR) dengan mengendarai sepeda motor.
"Ini kita lakukan rutin, kesepakatan dengan Forkopimda Surabaya. Ada Pak Kajari dua-duanya, Pak Kapolres Perak maupun Pak Kapolrestabes, Pak Dandim, Pak Wali dan saya sendiri,” ujar Syaifuddin.
Patroli bersama tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Forkopimda untuk melihat langsung kondisi Kota Surabaya sekaligus memperkuat koordinasi antar unsur pimpinan daerah. Menurut Syaifuddin, kebersamaan itu penting agar komunikasi antar lembaga semakin dekat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Ini juga menjadi satu sarana komunikasi, sarana saling mendekat. Jadi saling mendekat untuk kebersamaan karena kita semua Forkopimda punya tanggung jawab menjaga Kota Surabaya, memberi layanan warga Surabaya dengan baik,” pungkasnya.
Syaifuddin ingin Surabaya mempertahankan identitasnya sebagai kota metropolitan yang tidak kehilangan karakter humanis. Besarnya jumlah penduduk dan perkembangan kota, menurutnya, harus tetap diiringi semangat kebersamaan dan kedamaian.
"Arek-arek Surabaya juga kita ajak jaga Kota Surabaya. Surabaya adalah kota yang harus bisa memberikan contoh terhadap kota-kota lain bahwa kota metropolis, kota yang terbesar masyarakatnya, meskipun metropolis tetap humanis,” tuturnya.
Sementara itu, mewakili Kapolrestabes Surabaya, Kasat Pamobvit Polrestabes Surabaya AKBP Wachid Arifani turut menilai patroli Forkopimda sebagai kegiatan positif untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Ia menyebut agenda tersebut merupakan patroli bersama Forkopimda yang kedua, dengan rute perjalanan ditentukan oleh Dandim.
“Intinya kegiatan ini juga positif. Situasi wilayah Surabaya di suasana Agustusan ini alhamdulillah kondusif. Tidak ada tanda-tanda yang membahayakan,” kata Wachid.
Menurut Wachid, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kekompakan para pimpinan daerah dalam menjaga Surabaya, khususnya di tengah momentum perayaan kemerdekaan. Patroli itu sekaligus melengkapi kegiatan pengamanan yang sebelumnya dilakukan jajaran kepolisian.
"Kita makanya mengimbangi kegiatan patroli kelompok Forkopimda. Kalau tadi malam Pak Kapolres bersama PJU (Pejabat Utama) sudah melaksanakan patroli Jogo Boyo 97, sekarang giliran dari kelompok Forkopimda,” ujarnya.
Kehadiran Forkopimda secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa keamanan kota merupakan tanggung jawab bersama. Wachid berharap masyarakat ikut menjaga situasi agar Surabaya tetap aman dan kondusif.
"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menyentuh ke masyarakat bahwasanya kita di atas kompak dan menyuarakan untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah Kota Surabaya," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....