DPRD Surabaya Dorong SWK Lebih Tematik dan Ramah Anak Muda

  • 17 Agt 2026 14:26 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Sentra Wisata Kuliner (SWK). Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri mengatakan keberadaan SWK yang di sejumlah lokasi mengalami mati suri perlu dihidupkan kembali dengan konsep yang lebih inovatif, tematik, dan mampu menjawab perkembangan kebutuhan masyarakat.

Syaifuddin menegaskan pembangunan SWK tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Pemerintah perlu melakukan kajian kembali mengenai konsep, pengelolaan, hingga aktivitas yang berlangsung di dalamnya. SWK harus memiliki daya tarik atau magnet yang mampu membuat masyarakat datang, berkumpul, dan menikmati berbagai aktivitas, bukan sekadar tempat untuk berjualan makanan.

"Jangan hanya membangun fisik SWK, tetapi harus dibuat lebih tematik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan SWK diberikan secara lebih luas kepada pelaku UMKM melalui sistem pendataan dan pergiliran. Dengan demikian, semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan kesempatan mengembangkan usahanya sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

"Jangan hanya itu-itu saja yang berjualan, bisa dilakukan pergiliran sehingga lebih banyak pelaku UMKM yang mendapatkan kesempatan," ungkapnya

Menurut Kaji Ipuk, sapaannya, konsep SWK juga harus diperluas menjadi ruang kreativitas. SWK tidak semestinya hanya dipenuhi rombong-rombong makanan, tetapi dapat menjadi ruang bagi anak muda dan seniman untuk menampilkan karya. Pertunjukan seni, kreativitas komunitas, hingga berbagai kegiatan lainnya dapat dikembangkan sehingga SWK memiliki aktivitas yang beragam.

“Orang datang ke SWK bukan hanya karena lapar, tetapi juga ingin menikmati suasana. Karena itu, tempatnya harus dibuat nyaman,” katanya.

Penguatan UMKM sebagai salah satu kunci utama dalam menjaga ketahanan ekonomi Kota Surabaya, menurutnya sangat penting. Sebab ketika UMKM semakin kuat, maka perekonomian masyarakat juga akan memiliki fondasi yang lebih kokoh dalam menghadapi berbagai situasi dan tekanan ekonomi dari luar daerah maupun pengaruh ekonomi global.

"Kalau SWK mau ramai dan berjalan, sebenarnya gampang, yaitu dibuat tematik. Jangan hanya itu-itu saja yang berjualan. Bisa dilakukan pergiliran sehingga lebih banyak pelaku UMKM yang mendapatkan kesempatan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....