Pemkot Surabaya dan DWP Gelar Khitan Massal untuk 280 Anak

  • 15 Agt 2026 18:16 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Pemkot Surabaya bersama DWP, Baznas, BSP menggelar khitan massal untuk 280 anak.
  • Acara bagian Kampung Pancasila, dihadiri Wali Kota Eri Cahyadi dan melibatkan 105 tenaga medis.
  • Peserta terdiri dari 270 Muslim dan 10 non-Muslim; layanan gratis dengan post-care melalui Puskesmas.

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya bersama DWP, Baznas, dan BSP menggelar khitan massal untuk 280 anak. Kegiatan berlangsung di Gedung Wanita Jalan Kalibokor pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka acara dan meninjau lokasi pelaksanaan khitan massal. Ia didampingi Ketua TP-PKK Rini Indriyani saat berinteraksi dengan peserta memberikan semangat kepada anak-anak.

Khitan massal bertajuk "Bersama Mewujudkan Generasi Sehat, Ceria, dan Berakhlak" ini juga menegaskan nilai gotong royong. Program dalam rangka Kampung Pancasila ini ditujukan membantu warga yang memiliki keterbatasan biaya.

Wali Kota Eri menyebutkan kegiatan ini wujud kepedulian sosial serta penerapan nilai gotong royong di Kota Surabaya. Ia menegaskan Pemkot bersama DWP hadir membantu warga yang kesulitan biaya khitan anaknya.

Eri menceritakan seorang bapak yang baru bisa mengkhitankan anaknya karena terkendala biaya sebelumnya. "Alhamdulillah kegiatan gratis ini bisa terlaksana," ujar Wali Kota Eri usai acara dengan nada bangga.

Wali Kota memberikan apresiasi kepada DWP Kota Surabaya sebagai ujung tombak suksesnya acara sosial tahunan. Ia menilai sinergi PD, DWP, dan PKK krusial untuk menghadirkan program berdampak bagi masyarakat.

Eri menegaskan peran istri pegawai negeri di lingkungan Pemkot sebagai ujung tombak program-program baik tersebut. Ia menyatakan keberhasilan program tak lepas dari kontribusi besar mereka dalam pelaksanaan kegiatan.

Momen menghangatkan saat Eri menyapa peserta dan berinteraksi langsung dengan seorang anak bernama Akbar. Akbar, murid kelas dua SDN Banyu Urip 3, mengaku berani disunat demi mendapatkan uang jajan sehingga memancing tawa hadirin.

Melihat keberanian Akbar, Wali Kota menyoroti pentingnya peran ayah dalam mendampingi anak saat khitan. "Peran ayah penting untuk memberikan keberanian bagi seorang anak," pesan Wali Kota Eri kepada orang tua.

Pelaksanaan khitan ditangani profesional oleh sekitar seratus lima tenaga medis dari RSUD dr. Soewandhie dan RSUD Eka Candrarini. Pemkot memastikan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan lanjutan melalui Puskesmas wilayah masing-masing.

Dameria Triana Ambuwaru Ketua DWP Kota Surabaya menjelaskan acara bertujuan membantu masyarakat dan meningkatkan kesehatan anak sejak dini. Ia menambahkan momentum kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan memperkuat kepedulian dan gotong royong.

Ia merinci khitan massal dimulai pukul 06.30 WIB dengan target proses selesai pada siang hari. Dameria menyebut jumlah peserta sebanyak dua ratus delapan puluh anak berasal dari Muslim dua ratus tujuh puluh anak dan non-Muslim sepuluh anak.

Dameria berharap kegiatan dapat meringankan beban orang tua dan mencetak generasi muda Surabaya sehat jasmani serta berkarakter mulia. Acara ini mendapat dukungan penuh dari Baznas dan Bangga Surabaya Peduli sehingga terselenggara sukses.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....