Kiai Asep Minta Muktamar NU Bersih dari Suap
- 12 Agt 2026 19:21 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Menjelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, KH Asep Saifuddin Chalim menyerukan agar seluruh proses berjalan bersih. Ia menolak praktik suap dan rekayasa peserta dalam forum tersebut. Kiai Asep menyampaikan hal itu seusai Dialog Publik di Aula JKSN, Surabaya, Rabu 12 Agustus 026. Menurutnya, NU bukan partai politik sehingga muktamar tidak boleh diwarnai praktik politik praktis.
“Mohon pelaksanaan muktamar bisa terselenggara dengan sebaik-baiknya. Tidak boleh ada kedzaliman-kedzaliman," ujar Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) ini.
Ia juga menyoroti kemungkinan pengondisian peserta dalam Muktamar ke-35. Ia meminta mekanisme AHWA dijalankan secara benar dan tidak sekadar formalitas.
“Tidak boleh ada riswah. Kita sedang menolong, mengupayakan sebuah organisasi yang akan menjadi penopang bangsa dan negara," ucapnya.
Kiai Asep mengaku pernah melihat persoalan pemungutan suara saat muktamar di Jombang sebelumnya. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dalam Muktamar ke-35.
“Jangan ada upaya menguasai dan mendzalimi NU. Saya tidak mau menggunakan cara-cara seperti itu untuk memperoleh dukungan," tuturnya.
Kiai Asep juga menyinggung isu uang yang disebut beredar untuk memengaruhi dukungan, mulai Rp50 juta hingga 10.000 dolar AS. Namun, ia menegaskan informasi tersebut masih sebatas isu yang didengarnya dan bukan temuan resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....