Unimas Perkuat Kompetensi Tenaga Pendidik dan Pelayanan
- 12 Agt 2026 13:09 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Mayjen Sungkono atau Unimas Mojokerto terus memperkuat kompetensi tenaga kependidikan atau tendik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan membangun budaya kerja yang profesional. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop The Service Excellence Experience, Sosialisasi PPKPT, Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kompetensi Tendik Universitas Mayjen Sungkono, yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi, Selasa 11 Agustus 2026.
Kegiatan yang diikuti tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Mayjen Sungkono tersebut menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penguatan kompetensi tidak hanya diarahkan pada kemampuan administratif, tetapi juga pada kemampuan memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, dosen, maupun masyarakat.
Rektor Universitas Mayjen Sungkono, Dr. Fajar Purwanto, S.Ked., S.M., M.M., membuka rangkaian kegiatan tersebut. Dalam kegiatan ini, tenaga kependidikan didorong untuk memahami bahwa kualitas pelayanan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi.
“Pelayanan prima bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi bagaimana memberikan pengalaman layanan yang baik kepada setiap pengguna layanan,” demikian penekanan dalam kegiatan tersebut.
Salah satu agenda utama adalah workshop The Service Excellence Experience yang menghadirkan narasumber Meriana Candra Kurniasari, S.Pd., M.Pd. Materi workshop menekankan pentingnya pelayanan prima dalam menciptakan pengalaman layanan yang positif, profesional, serta sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tenaga kependidikan juga didorong membangun komunikasi yang baik dan mampu memberikan solusi secara tepat dan responsif.
Selain penguatan pelayanan, kegiatan diisi Sosialisasi PPKPT dengan tema “Tenaga Kependidikan Berdaya, Kampus Mayjen Sungkono Terjaga: Menjadi Garda Terdepan dalam Mewujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan, Intoleransi, Narkoba, dan Bullying.” Sosialisasi menghadirkan M. Bachtiar Ubaidillah, S.Pd., M.Pd.I., yang memberikan pemahaman mengenai peran strategis tenaga kependidikan dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
| Baca juga: PTKNI Dorong Rekrutmen CPNS Guru Berimbang |
Dalam materi tersebut, tenaga kependidikan didorong untuk tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan berbagai tindakan yang dapat mengganggu proses pendidikan. “Tenaga kependidikan merupakan garda terdepan dalam menjaga lingkungan kampus agar tetap aman, nyaman, dan saling menghargai,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam sosialisasi PPKPT.
Rangkaian kegiatan juga mencakup evaluasi kinerja dan peningkatan kompetensi tenaga kependidikan dengan narasumber Dr. Setyaasih, M.M. Evaluasi menjadi momentum untuk melihat capaian kerja, mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kinerja secara berkelanjutan. Melalui evaluasi tersebut, Unimas berupaya memastikan pengembangan kompetensi tenaga kependidikan berjalan sejalan dengan kebutuhan organisasi.
Melalui workshop, sosialisasi, evaluasi kinerja, dan peningkatan kompetensi, Universitas Mayjen Sungkono menegaskan komitmennya membangun tenaga kependidikan yang profesional, adaptif, berdaya, dan berorientasi pada pelayanan prima. Penguatan sumber daya manusia tersebut diharapkan semakin memperkuat tata kelola perguruan tinggi sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan mampu memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....