Menjaga Ukhuwah Islamiyah di Era Digital: Ajak Umat Perkuat Persaudaraan Iman
- 11 Agt 2026 06:12 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Program siaran "Cahaya Pagi" RRI Pro 4 Surabaya edisi Selasa, 11 Agustus 2026, kembali menyapa pendengar dengan pembahasan keagamaan yang sejuk dan relevan. Mengangkat tema pentingnya merawat Ukhuwah Islamiyah, siaran kali ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tambaksari, Erma Yulia Rachmawati, sebagai narasumber .
Dalam pemaparannya, Erma menegaskan bahwa Ukhuwah Islamiyah merupakan fondasi persaudaraan hakiki yang diikat langsung oleh kesamaan akidah serta keimanan kepada Allah SWT. Menurutnya, Islam telah merancang tatanan hubungan antarmanusia dengan sangat indah dan penuh kasih sayang, di mana setiap Muslim diposisikan sebagai bagian tak terpisahkan dari satu keluarga besar yang saling menopang.
Namun, Erma menggarisbawahi bahwa dinamika hubungan bermasyarakat di era digitalisasi saat ini menghadirkan tantangan yang tidak ringan. Salah satu ancaman nyata yang kerap mengikis rajutan persaudaraan umat adalah maraknya polarisasi beragama, baik yang terpicu oleh perbedaan pandangan politik, perselisihan paham, maupun penyebaran informasi yang tidak terverifikasi di media sosial.
"Di tengah derasnya arus informasi digital, kita justru sering melihat gesekan yang memicu perpecahan. Padahal, Allah SWT telah menegaskan prinsip dasar hubungan kita dalam Surah Al-Hujurat ayat 10, bahwa sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara," ujar Erma.
Lebih lanjut, ia menjelaskan makna mendalam dari ayat tersebut, di mana ikatan iman dan akidah memiliki kedudukan yang sangat tinggi, bahkan melampaui ikatan darah. Ketika seseorang telah mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat, secara otomatis statusnya menjadi saudara seiman bagi seluruh umat Islam di belahan dunia mana pun, tanpa memandang latar belakang suku, bangsa, maupun status sosial.
Erma juga mengutip perumpamaan rasulullah mengenai eratnya solidaritas antar-umat beriman yang diibaratkan seperti satu tubuh yang utuh. Jika ada salah satu anggota tubuh yang merasakan sakit atau terluka, maka seluruh bagian tubuh lainnya akan turut merasakan penderitaan tersebut, ikut terjaga, dan merasa demam.
Menutup perbincangan di Cahaya Pagi, Erma mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para netizen Muslim untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital. Ia mengimbau agar ruang digital dijadikan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menyebarkan pesan damai, bukannya menjadi alat untuk memperlebar jurang polarisasi yang merusak persatuan umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....