Tak Ada Tanda Korban, SAR Hentikan Monitoring KMP Mutiara Sentosa 2
- 09 Agt 2026 16:58 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Kantor SAR Kelas A Surabaya menghentikan monitoring aktif terhadap KMP Mutiara Sentosa 2 setelah melakukan operasi penyisiran selama empat hari di perairan utara Madura.
- Penghentian monitoring dilakukan pada Minggu 9 Agustus 2026, tepat tujuh hari setelah insiden terbakarnya kapal tersebut.
- Operasi SAR telah menyelesaikan fase monitoring intensif dan menyatakan status kapal telah stabil untuk fase penutupan operasi.
RRI.CO.ID, Surabaya - Kantor SAR Kelas A Surabaya mengakhiri monitoring aktif terhadap KMP Mutiara Sentosa 2di perairan utara Madura. Monitoring dihentikan setelah tim SAR melakukan penyisiran dan pemantauan selama empat hari.
Penghentian monitoring aktif tersebut dilakukan pada Minggu 9 Agustus 2026, atau hari ketujuh sejak insiden terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. menyampaikan keputusan tersebut saat menyambut kedatangan Helikopter BASARNAS yang digunakan untuk melakukan pemantauan dari udara.
Monitoring aktif sebelumnya dilakukan setelah status operasi SAR dialihkan menjadi kegiatan pemantauan. Kegiatan itu dimulai pada Rabu 5 Agustus 2026. dengan mengerahkan personel dan sejumlah alat utama sistem (Alut) SAR untuk menyisir perairan utara Madura.
Penyisiran melalui jalur laut dilakukan menggunakan KN SAR 249 Permadi dan satu unit RIB Pos SAR Sumenep. Sementara pemantauan udara dilakukan menggunakan Helikopter BASARNAS AW139 HR1301.
Pengerahan sejumlah sarana tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan pemantauan, termasuk mencari tanda-tanda keberadaan KMP Mutiara Sentosa I2 maupun kemungkinan korban yang belum ditemukan.
Nanang mengatakan keputusan mengakhiri monitoring aktif diambil setelah tidak ditemukan indikasi keberadaan kapal maupun korban yang kemungkinan masih belum ditemukan.
"Dengan tidak adanya tanda-tanda korban yang mungkin belum ditemukan, maka kami mengakhiri kegiatan monitoring aktif. Selanjutnya, beralih posisi standby untuk kondisi kedaruratan yang lain," kata Nanang.»
Dengan berakhirnya monitoring aktif tersebut, Kantor SAR Kelas A Surabaya kembali menempatkan personelnya dalam posisi siaga. Personel tetap disiapkan untuk merespons apabila terjadi kondisi kedaruratan maupun operasi SAR lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....