Program Beasiswa Dorong Lahirnya Pelopor Perubahan Masa Depan Bangsa
- 06 Agt 2026 21:38 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Program beasiswa tidak hanya berperan dalam membantu pembiayaan pendidikan, tetapi juga menjadi upaya mencetak generasi yang mampu membawa perubahan di tengah masyarakat. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Dialog Tanjung Perak Pagi FOZ Jawa Timur yang disiarkan pada Kamis, 6 Agustus 2026, bersama Mas'ad Sholeh, Manajer Program LAZ DAU, Mokhammad Miftah Farid, Manajer Penghimpunan LAZ DAU, serta Hendra, Alumni Beasiswa Tahfidz.
Dalam dialog tersebut, Mas'ad menjelaskan bahwa Program Beasiswa Pelopor Perubahan dihadirkan untuk membantu anak-anak dari keluarga mustahik atau dhuafa yang mengalami kendala ekonomi maupun penunggakan biaya pendidikan sehingga terancam tidak dapat melanjutkan sekolah.
Mas'ad mengatakan, "Program Beasiswa Pelopor Perubahan dihadirkan untuk membantu anak-anak dari keluarga mustahik yang mengalami kendala ekonomi sehingga tetap dapat melanjutkan pendidikan." Menurutnya, program tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam mendukung pendidikan generasi muda.
Selain memberikan bantuan biaya pendidikan secara rutin setiap bulan, program ini juga membekali para penerima beasiswa dengan berbagai pembinaan. Miftah menjelaskan bahwa pembinaan tersebut meliputi pembentukan karakter, kepemimpinan, kemampuan akademik, komunikasi, kerja sama, hingga pengembangan life skills dan hard skills.
Menurut Miftah, penguatan karakter menjadi bagian penting dalam proses pendampingan penerima beasiswa. Dengan bekal tersebut, peserta diharapkan tidak hanya berhasil dalam pendidikan formal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra sebagai Alumni Beasiswa Tahfidz turut berbagi pengalaman mengikuti program pembinaan. Ia menyampaikan bahwa kesempatan memperoleh beasiswa tidak hanya membantu keberlangsungan pendidikan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang mendukung pengembangan diri.
Mas'ad menambahkan, "Tujuan utama program ini adalah mencetak penerima beasiswa yang mampu mandiri dan menjadi agen perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat di masa depan." Ia berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Melalui Dialog Tanjung Perak Pagi FOZ Jawa Timur, pendengar diajak memahami bahwa program beasiswa tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi juga pada pembinaan karakter dan pengembangan kompetensi. Upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi yang mandiri, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....