Demokrat Jatim Matangkan Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

  • 06 Agt 2026 15:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - DPD Partai Demokrat Jawa Timur mulai memanaskan mesin partai untuk menghadapi agenda politik Pemilu 2029. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) serta Badan Pembinaan Jaringan Konstituen (BPJK).

Rakerda diikuti 76 peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Masing-masing DPC mengirimkan dua perwakilan sebagai ujung tombak penguatan organisasi sekaligus perluasan jaringan konstituen di daerah.

Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Mugianto, Rabu malam, 5 Agustus 2026 mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum menyamakan langkah seluruh pengurus dalam memperkuat struktur partai dan menyusun program kerja ke depan.

"Kami mengumpulkan seluruh BPOKK dan BPJK se-Jawa Timur untuk diberikan pembekalan sekaligus melakukan rapat koordinasi mengenai program kerja ke depan," kata Mugianto.

Melalui BPOKK, Demokrat Jawa Timur memfokuskan konsolidasi organisasi dengan merapikan kepengurusan hingga tingkat ranting dan anak ranting. Sementara BPJK dibekali strategi memperluas jaringan konstituen melalui komunikasi politik dengan berbagai elemen masyarakat.

"BPJK akan bergerak membangun komunikasi dengan kelompok-kelompok masyarakat, menyampaikan visi dan misi partai serta mengenalkan berbagai gagasan Demokrat agar semakin banyak masyarakat yang tertarik dan memberikan dukungan," ujarnya.

Selain memperkuat organisasi, Demokrat Jawa Timur juga mulai menyiapkan perangkat pemenangan sejak dini melalui pemetaan kebutuhan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Partai juga menargetkan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan melampaui batas minimal 30 persen sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

"Kami ingin seluruh struktur partai mulai tingkat cabang, ranting hingga anak ranting segera lengkap. Setelah itu kami akan menyiapkan calon saksi di setiap TPS agar seluruh kebutuhan organisasi dan pemenangan dapat terpenuhi," jelasnya.

Dalam pembekalan tersebut, kader baru juga diberikan pemahaman mengenai ideologi partai, garis komando organisasi, dan arah perjuangan Partai Demokrat. Mugianto menambahkan, meningkatnya respons positif masyarakat terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi modal penting untuk memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan perolehan suara dan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

"Alhamdulillah respons masyarakat terhadap Mas Ketum AHY sangat positif. Target kami sederhana tetapi jelas, Demokrat Jawa Timur harus meraih hasil yang lebih besar daripada hari ini," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....