KNKT Hadapi Tantangan Cari Bangkai KMP Mutiara Sentosa 2

  • 04 Agt 2026 20:28 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • KNKT dimulai investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep.
  • Tahap awal penyelidikan difokuskan pada pencarian bangkai kapal yang diduga telah tenggelam sebagai bukti penting.
  • Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT menyatakan bahwa kondisi fisik kapal menjadi kunci untuk memperkuat analisis penyebab insiden.

RRI.CO.ID, Surabaya - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep. Tahap awal penyelidikan difokuskan pada pencarian bangkai kapal yang diduga telah tenggelam.

Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT, Aleik Nurwahyudy, mengatakan kondisi fisik kapal menjadi salah satu bukti penting untuk memperkuat analisis penyebab insiden tersebut.

"Idealnya memang kita harus menemukan bukti atau evidence yang akan mendukung analisis kita, terutama kondisi kapalnya," ujar Aleik di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa 4 Agustus 2026

Menurut Aleik, proses investigasi menghadapi tantangan karena tim harus memastikan terlebih dahulu lokasi keberadaan kapal. Apabila bangkai kapal ditemukan di dasar laut, KNKT akan melanjutkan pemeriksaan bawah air untuk memperoleh data pendukung.

Ia menjelaskan, tingkat kesulitan investigasi kali ini lebih tinggi karena kapal diduga berada di laut terbuka dengan kedalaman sekitar 50 meter. Kondisi tersebut membuat kebutuhan peralatan, personel, dan dukungan teknis menjadi lebih besar.

Selain pemeriksaan fisik kapal, KNKT juga akan mengumpulkan berbagai informasi lain yang berkaitan dengan insiden, mulai dari aspek operasional hingga faktor pendukung lainnya.

Aleik berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu proses penyelidikan berjalan optimal. Menurutnya, investigasi tidak hanya bertujuan menemukan penyebab kebakaran, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....