Lima Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa Tiba di Rumah Sakit Bhayangkara
- 03 Agt 2026 13:21 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Lima jenazah korban kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa 2 telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur pada Senin 3 Agustus 2026.
- Semua jenazah dibawa langsung ke instalasi forensik untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.
- Kedatangan lima kantong jenazah berlangsung secara bertahap sejak dini hari hingga pagi hari dengan dua kantong tiba di dini hari, satu kantong pada pukul 08.00 WIB, dan dua kantong pada pukul 09.00 WIB.
RRI.CO.ID, Surabaya - Lima jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Senin 3 Agustus 2026. Seluruh jenazah langsung dibawa ke instalasi forensik untuk menjalani proses identifikasi sebelum nantinya diserahkan kepada keluarga.
Kedatangan lima kantong jenazah berlangsung secara bertahap sejak dini hari hingga pagi. Dua kantong jenazah lebih dahulu tiba pada dini hari, disusul satu kantong sekitar pukul 08.00 WIB, kemudian dua kantong lainnya tiba sekitar pukul 09.00 WIB.
Setibanya di rumah sakit, petugas segera memindahkan seluruh jenazah ke ruang forensik. Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Timur kemudian melakukan tahapan identifikasi untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Untuk mendukung proses tersebut, Dokkes Polda Jatim membuka posko post mortem di RS Bhayangkara. Posko itu menjadi pusat pencocokan data ante mortem yang disampaikan keluarga dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Suasana haru menyelimuti rumah sakit. Sejumlah keluarga korban telah menunggu sejak dini hari dengan harapan proses identifikasi dapat segera memberikan kepastian mengenai nasib anggota keluarga mereka yang menjadi korban insiden kebakaran kapal.
Salah satunya Sri Rahayu. Ia datang ke RS Bhayangkara setelah menerima informasi bahwa adiknya diduga menjadi satu dari lima korban meninggal dunia dalam kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura.
Meski demikian, Sri Rahayu berharap kabar tersebut tidak benar. Ia mengaku memenuhi permintaan petugas untuk datang ke rumah sakit guna menjalani proses identifikasi dan memastikan kondisi adiknya.
Sementara itu, proses penanganan pascakebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih terus berlangsung. Selain identifikasi korban meninggal, tim gabungan juga melanjutkan penanganan korban selamat serta penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran kapal yang hingga kini masih didalami.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....