Detik-detik Evakuasi KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Madura
- 02 Agt 2026 13:48 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Proses penyelamatan penumpang KMP Mutiara Santosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan utara Sumenep, Madura, berlangsung menegangkan, Minggu 2 Agustus 2026. Seluruh penumpang berupaya menyelamatkan diri sembari menunggu bantuan dari kapal-kapal yang berdatangan ke lokasi.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan puluhan hingga ratusan penumpang berkumpul di bagian depan dan atas kapal. Mereka tampak mengenakan jaket pelampung sambil menunggu proses evakuasi dilakukan secara bergantian.
Berdasarkan informasi awal, kapal yang melayani rute Surabaya-Makassar itu mengangkut sekitar 250 orang.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Minggu pagi. Setelah berkoordinasi dengan sejumlah instansi pelayaran, diketahui posisi kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi.
"Kami menerima informasi adanya kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 pada Minggu pagi. Setelah mendapatkan laporan, kami langsung berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk memastikan posisi kapal dan mengerahkan tim SAR menuju lokasi," kata Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H.
Di lokasi kejadian, sejumlah kapal niaga dan kapal tunda turut memberikan bantuan. TB Hasnur 26 menjadi salah satu kapal yang mendekat untuk mengevakuasi penumpang, sementara kapal lain membantu pengamanan di sekitar lokasi.
Dalam proses penyelamatan, sebagian penumpang dipindahkan langsung ke kapal penolong. Namun, beberapa lainnya memilih terjun ke laut dengan tetap mengenakan pelampung sebelum akhirnya diangkat oleh tim penyelamat dan kapal yang berada di sekitar titik kejadian.
Kantor SAR Surabaya juga telah mengerahkan KN SAR 249 Permadi dari Surabaya dan RIB Pos SAR Sumenep guna memperkuat operasi pencarian dan penyelamatan.
Hingga berita ini ditulis, evakuasi masih terus berlangsung. Otoritas belum mengumumkan penyebab pasti kebakaran maupun data resmi terkait korban dalam insiden tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....