Halo RRI: Tumpukan Sampah di Pakis Dibersihkan usai Aduan Warga
- 30 Jul 2026 15:19 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Tumpukan sampah dan gragal di belakang Pasar Pakis dibersihkan setelah warga Sonia melaporkan melalui Program Halo RRI Surabaya.
- Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya mengingatkan bahwa masalah pembuangan sampah sembarangan berpotensi terulang jika tidak ada tindakan preventif.
- Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah mengurangi lebar jalan yang sudah sempit dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
RRI.CO.ID, Surabaya – Tumpukan sampah dan gragal di belakang Pasar Pakis, ujung Jalan Pakis, Surabaya, dibersihkan setelah dikeluhkan warga melalui Program Halo RRI. Meski demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengingatkan persoalan tersebut berpotensi terulang apabila masih ada oknum yang membuang sampah sembarangan.
Aduan tersebut disampaikan pendengar RRI Surabaya, Sonia. Ia mengeluhkan tumpukan sampah, gragal hingga kasur bekas yang memenuhi kawasan tersebut. Menurutnya, selain merusak pemandangan, tumpukan sampah juga memakan sebagian badan jalan yang sudah sempit sehingga mengganggu pengguna jalan. Sonia juga mengusulkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) serta pengawasan rutin agar pelaku pembuangan sampah liar dapat ditindak.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Halo RRI meneruskan aduan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya. Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Kota Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan petugas langsung melakukan pembersihan di lokasi pada hari yang sama setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Kalau Ibu prihatin, begitu juga kami di DLH. Lokasi itu memang rutin kami bersihkan. Setelah menerima laporan, hari ini juga langsung kami lakukan pembersihan. Namun beberapa hari kemudian biasanya kembali kotor karena masih ada yang membuang sampah sembarangan," ujar Wasis saat menindaklanjuti aduan dari Ibu Sonia, Kamis, 30 Juli 2026.
Untuk mencegah kejadian serupa, DLH berencana memasang CCTV di sekitar lokasi. Sembari menunggu pemasangan, petugas akan tetap melakukan pembersihan dan pengawasan secara berkala. Warga juga diminta berperan aktif dengan memotret atau merekam apabila mengetahui ada pihak yang membuang sampah di lokasi tersebut.
"Kalau ada yang membuang sampah di lokasi tersebut, cukup difoto atau direkam, kemudian kirimkan kepada kami. Pelakunya akan kami tindak melalui tipiring. Buanglah sampah di TPS terdekat karena tidak ada pungutan biaya," kata Wasis.
Menurut Wasis, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, ia berharap warga semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan serta memanfaatkan tempat pembuangan sampah (TPS) yang telah disediakan.
DLH berharap pembersihan yang telah dilakukan tidak kembali sia-sia akibat ulah oknum yang membuang sampah sembarangan. Melalui Program Halo RRI, laporan masyarakat seperti yang disampaikan Sonia menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan. DLH pun mengajak warga terus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan TPS yang tersedia serta melaporkan pelanggaran agar kawasan belakang Pasar Pakis tetap bersih dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....