Halo RRI: Pembakaran Sampah di Exit Tol Dupak Disorot

  • 28 Jul 2026 16:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Aktivitas pembakaran sampah di lahan kosong dekat Exit Tol Dupak, Surabaya, kembali menjadi perhatian. Selain menimbulkan polusi udara, pembakaran sampah juga dikhawatirkan memicu kebakaran, terutama saat cuaca panas.

Kondisi tersebut diadukan pendengar RRI Surabaya, Sugiarto, melalui Program Halo RRI. Ia mengaku aktivitas pembakaran sampah masih kerap terjadi, baik pada siang maupun sore hari. Saat didatangi, pelaku biasanya sudah tidak berada di lokasi sehingga sulit diketahui identitasnya.

"Saya khawatir pembakaran sampah ini memicu kebakaran, apalagi cuaca sedang panas. Mudah-mudahan ada pengawasan lebih intensif agar kejadian seperti ini tidak terus berulang," ujar Sugiarto, Senin, 27 Juli 2026.

Menindaklanjuti aduan tersebut, Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Wasis Sutikno menjelaskan lokasi tersebut memang kerap dimanfaatkan oknum untuk membakar sampah, termasuk ban bekas yang kemudian diambil kawatnya.

"Tempat itu memang sering dipakai untuk membakar sampah, khususnya ban bekas yang diambil kawatnya. Padahal pembakaran sampah berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan serta tidak sesuai dengan ketentuan pengelolaan sampah," kata Wasis, saat dikonfirmasi RRI Surabaya, Senin 27 Juli 2026.

Menurutnya, DLH bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya telah beberapa kali menangani kejadian serupa. Petugas juga rutin melakukan penertiban, termasuk penindakan melalui tindak pidana ringan (tipiring) apabila pelaku tertangkap. Namun, pelaku kerap berpindah lokasi saat mengetahui ada petugas.

Untuk memperkuat pengawasan, DLH berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Warga juga diminta berperan aktif dengan mendokumentasikan aktivitas pembakaran sampah apabila menemukannya.

"Kalau mengetahui ada pembakaran sampah, tidak perlu menangkap pelakunya. Cukup difoto atau direkam, kemudian kirimkan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti. Kami juga akan memasang CCTV di lokasi terdekat agar pelaku dapat teridentifikasi," ujarnya.

Wasis mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan dan memanfaatkan tempat pembuangan sampah (TPS) yang telah tersedia. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan aman.

Program Halo RRI menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan pelayanan publik maupun lingkungan. Aduan warga yang diteruskan kepada instansi terkait diharapkan dapat mendorong penanganan yang lebih cepat sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....