MBG Dinilai Beri Dampak Ganda, Penuhi Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
- 27 Jul 2026 18:30 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai berpotensi memberikan dampak lebih luas, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga dalam menggerakkan perekonomian lokal.
Ketua DPW Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Jawa Timur, Burhanudin, mengatakan, keberadaan program MBG mulai dirasakan dampaknya, termasuk oleh para pelaku usaha. Menurutnya, program tersebut membuka peluang bagi pengusaha lokal, termasuk pengusaha santri, untuk terlibat dalam rantai pasok kebutuhan pangan.
“Keberadaan MBG ini sudah bisa dirasakan dampaknya, tidak saja untuk pemenuhan gizi, namun juga bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya pengusaha santri Indonesia, dalam hal ini HIPSI Jawa Timur,” ujar Burhanudin dalam Dialog Aspirasi RRI Surabaya, Senin 27 Juli 2026.
Burhanudin berharap, akses bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam program MBG dapat terus diperluas. Ia menilai, pengusaha santri dan UMKM perlu diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan makanan dalam program tersebut.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan Kepala BGN yang baru, akses bisa terus diperluas. Teman-teman HIPSI bisa menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan makanan dalam program MBG,” katanya.
Ia juga berharap, tata kelola program MBG terus diperbaiki dan memberikan ruang lebih luas bagi UMKM maupun pelaku usaha santri untuk berkontribusi.
“Kami berharap tata kelola dari program MBG ini diperbaiki, akses diperluas, bahkan memberikan kesempatan, khususnya kepada UMKM dan juga pelaku pengusaha santri Indonesia, agar diberi ruang gerak untuk bisa berkontribusi dalam menjalankan program MBG,” ujar Burhanudin.
Program MBG diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat. Melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok, program tersebut juga berpotensi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi resmi Badan Gizi Nasional, penerima manfaat program MBG mencakup peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Burhanudin berharap, perluasan akses bagi pelaku usaha lokal dapat semakin memperkuat manfaat program MBG, sehingga pemenuhan gizi penerima manfaat berjalan beriringan dengan pemberdayaan dan pergerakan ekonomi masyarakat di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....