Realisasi Anggaran Sekolah Rakyat di Jatim Tembus 90%, Serap 91 Ribu Tenaga Kerja
- 27 Jul 2026 17:27 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur mencatat realisasi dukungan APBN untuk program prioritas Presiden di sektor pendidikan berjalan akseleratif hingga semester I 2026.
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I Kanwil DJPb Jatim, Wahidin, mengungkapkan untuk program Sekolah Rakyat, realisasi anggaran telah mencapai Rp 2,84 Triliun atau 90,45% dari total pagu Rp 3,14 Triliun per 30 Juni 2026.
"Realisasi s.d. Juni 2026 mencapai Rp 2,84 T, akselerasi ini didorong oleh komitmen pemerintah terhadap sektor pendidikan. Program ini memberikan dampak nyata, salah satunya dengan menyerap 91.417 tenaga kerja di seluruh Indonesia," ujar Wahidin, Senin, 27 Juli 2026.
Wahidin menjelaskan, untuk tahun 2026, pembangunan Sekolah Rakyat difokuskan pada 18 lokasi prioritas di Jawa Timur yang dibagi dalam 4 paket pekerjaan.
Paket 1 meliputi Kabupaten Sampang, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Jombang. Paket 2 mencakup Kabupaten Nganjuk, Madiun, Ngawi, dan Pacitan. Paket 3 di Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Kediri, dan Kota Kediri. Sedangkan Paket 4 di Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Banyuwangi.
"Akselerasi dan kelancaran pembangunan di lapangan didukung penuh oleh bantuan 1.731 personel TNI," tambahnya.
Sementara itu untuk program Revitalisasi Sekolah dan Madrasah, realisasi tercatat Rp 116,23 Miliar atau 45,58% dari pagu Rp 254,99 Miliar. Secara nasional, target revitalisasi tahun 2026 adalah 71.744 sekolah dengan sasaran daerah 3T, terdampak bencana, dan kategori rusak berat.
Khusus untuk Jawa Timur, Wahidin menyebut total usulan lembaga pendidikan yang masuk mencapai 2.225 institusi. Namun dari hasil Verifikasi Khusus (PHTC), hanya 178 madrasah se-Jatim yang dinyatakan lolos.
"Saat ini untuk Jawa Timur, sekolah dan madrasah yang telah direvitalisasi sebanyak 122 institusi. Kanwil Kemenag Jatim aktif mengakselerasi pelaksanaan agar target bisa tercapai," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....