Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih, Pasang Portal dan CCTV

  • 23 Jul 2026 15:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi sistem parkir di kawasan Makam Keputih dengan memasang portal (gate system) dan kamera pengawas (CCTV). Langkah ini diambil setelah banyaknya laporan masyarakat terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pembenahan tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan warga melalui layanan Hotline Lapor Cak Eri. Selain tarif parkir yang tidak sesuai aturan, masyarakat juga mengeluhkan belum diterapkannya sistem pembayaran non-tunai.

"Jadi ada laporan terkait parkir di area Makam Keputih. Insyaallah ke depan sudah tidak ada lagi tarif parkir yang melebihi Rp5.000," kata Eri, Kamis, 23 Juli 2023.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Eri meninjau langsung kawasan Makam Keputih bersama Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Trio Wahyu Bowo dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya M. Fikser. Hasil peninjauan menunjukkan pengelolaan parkir selama ini dilakukan oleh warga sekitar. Karena itu, Eri meminta Dinas Perhubungan dan Satpol PP meningkatkan pengawasan agar tarif parkir dipungut sesuai ketentuan.

"Karena itu saya tidak ingin ada lagi laporan atau keluhan bahwa ada yang menarik uang parkir lebih dari Rp5.000," ujarnya.

Selain memperketat pengawasan, Pemkot Surabaya akan memasang portal di dua pintu masuk kawasan makam yang dilengkapi CCTV. Sistem tersebut nantinya mendukung pembayaran parkir secara non-tunai melalui QRIS maupun kartu uang elektronik.

"Nantinya warga Surabaya yang masuk ke kawasan ini cukup menyiapkan pembayaran melalui QRIS atau e-toll. Saat masuk menggunakan portal dan saat keluar juga melalui portal," ujarnya.

Menurut Eri, pemasangan CCTV tidak hanya meningkatkan transparansi pengelolaan parkir, tetapi juga memperkuat keamanan kendaraan pengunjung. Sistem itu akan mencocokkan nomor pelat kendaraan saat keluar sehingga dapat mencegah pencurian kendaraan bermotor.

"Pertama, agar kendaraan lebih aman. Kedua, saat keluar nanti nomor pelat kendaraan dipastikan sesuai. Jadi bisa mencegah pencurian sepeda motor sekaligus menghilangkan praktik tarif parkir yang melebihi ketentuan," tuturnya.

Selama masa transisi, Eri menginstruksikan Satpol PP dan Dinas Perhubungan berjaga di kawasan Makam Keputih selama satu hingga dua bulan untuk memastikan sistem baru berjalan dengan baik. Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif menyampaikan aduan melalui Hotline Lapor Cak Eri. Menurutnya, masukan warga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Surabaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....