SKK Migas Tekankan Pentingnya Peran Media di Industri Hulu Migas
- 10 Jul 2026 20:41 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyelenggarakan Media Gathering di Banyuwangi, 10–11 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri puluhan jurnalis dari berbagai media.
Koordinator Komunikasi SKK Migas, Arief Hermawan, menjelaskan bahwa Media Gathering merupakan kegiatan informal atau semi-formal yang bertujuan membangun hubungan dengan insan media.
“Media Gathering ini bukan sekadar kumpul-kumpul. Kami ingin ada pemahaman yang sama antara SKK Migas dan teman-teman media. Industri hulu migas ini karakteristiknya modal besar, risiko tinggi, dan butuh teknologi tinggi. Jadi pemberitaan yang akurat dan berimbang itu krusial,” ujar Arief, Jumat, 11 Juli 2026.
SKK Migas memandang media sebagai pembentuk opini publik. Dalam materi yang disampaikan, SKK Migas menyebut pemberitaan media memengaruhi persepsi dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri hulu migas.
Berdasarkan Laporan Media Monitoring SKK Migas, pada periode Januari–Juni 2026 tercatat 12.560 berita termonitor. Sebanyak 98% bersentimen positif dan netral, sedangkan 2% negatif. Volume pemberitaan juga menunjukkan tren naik dari 1.749 berita pada Januari menjadi 2.603 berita pada Juni.
Selain Media Gathering, aktivitas SKK Migas terkait media meliputi siaran pers, konferensi pers untuk isu strategis dan laporan tahunan, media briefing, media education, media visit, hingga doorstop. SKK Migas juga aktif di kanal digital melalui @skkmigas.official, @skkmigas.tv, website resmi, dan Buletin Bumi.
“Kami memantau semua kanal, dari media massa sampai digital. Harapannya, kolaborasi dengan media bisa bantu kami sampaikan potensi migas Indonesia yang besar ini ke publik,” tambah Arief.
Berdasarkan data per 28 Februari 2026, Indonesia memiliki 159 Wilayah Kerja, terdiri dari 105 WK Eksploitasi dan 47 WK Eksplorasi aktif. Cadangan minyak terbukti mencapai 2,10 miliar barel dan cadangan gas terbukti 34,78 TCF. Total aset industri hulu migas mencapai US$70,08 miliar dengan 649 platform dan jaringan pipa sepanjang ~47,5 ribu km.
Kegiatan Media Gathering Banyuwangi ini membawa semangat #MasifAgresifEfisien dan #BusinessNotAsUsual, sejalan dengan target peningkatan produksi migas nasional.
Arief berharap sinergi dengan media terus diperkuat agar informasi terkait industri hulu migas tersampaikan secara komprehensif dan edukatif kepada masyarakat.
Media Gathering dihadiri pula Budi Santoso, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Banyuwangi, Sigit Dwi Aryono Senior Manager Relation Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Senior Manager External Communication & Stakeholder Relations Pertamina Hulu Energi Fitri Erika, Kepala Divisi Program Komunikasi SKK Migas Heru Setyadi, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi (Forkom) Papua Maluku Pamalu Eko Ariawan Filipus, Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi Dimas Ario, dan Perwakilan SKK Migas Kalimantan & Sulawesi, Relations Formalitas dan Komunikasi Mutiara Dinanti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....