Menilik Tugu Sejarah di Depan RRI Surabaya: Saksi Bisu Sejarah

  • 04 Jul 2026 07:51 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Berdiri kokoh di depan fasad modern gedung Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Surabaya di Jalan Pemuda, sebuah tugu peringatan kecil bermaterial marmer sering kali luput dari perhatian para pengguna jalan yang tergesa-gesa. Padahal, tugu tersebut menyimpan narasi kelam sekaligus heroik dari pertempuran mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Tugu peringatan yang berdiri tepat di depan pagar gedung RRI Surabaya tersebut memuat dua prasasti perunggu dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Prasasti ini menandai salah satu titik pertempuran paling sengit yang terjadi sebelum pecahnya peristiwa 10 November 1945.

Berdasarkan teks yang tertulis pada prasasti tersebut, lokasi yang kini menjadi gedung modern RRI Surabaya dulunya merupakan Gedung Radio Surabaya yang memiliki fungsi sangat strategis. Karena nilai pentingnya, gedung ini sempat diduduki oleh pasukan Inggris di bawah komando Jenderal Mallaby.

Pendudukan tersebut memicu kemarahan luar biasa dari arek-arek Suroboyo dan pejuang lokal. Pada pertempuran yang berkecamuk antara tanggal 28 hingga 30 Oktober 1945, gedung ini dikepung rapat oleh massa rakyat.

Prasasti pada tugu tersebut mencatat momen krusial pada tanggal 29 Oktober 1945:

"Karena fungsinya yang penting maka Gedung Radio Surabaya ini diduduki oleh pasukan Jenderal Mallaby, pada pertempuran 28-30 Oktober 1945 banyak korban rakyat jatuh, tanggal 29 Oktober 1945 gedung dibakar habis dan tidak seorangpun pasukan Inggris disini lolos dari kemarahan rakyat."

Versi bahasa Inggris di bawahnya mempertegas situasi mencekam kala itu dengan kalimat, "...The building was totally burned down with untold casualties among the Indonesian people and none of Mallaby's forces was kept alive." (Gedung hangus terbakar sepenuhnya dengan korban tak terhitung di pihak rakyat Indonesia, dan tidak ada satu pun pasukan Mallaby yang dibiarkan hidup).

Kini, kontras dengan peristiwa berdarah di masa lalu, area tersebut telah bertransformasi menjadi gedung RRI Surabaya yang megah dengan dinding kaca biru yang mencerminkan modernitas kota metropolitan. Keberadaan tugu ini menjadi pengingat penting bagi generasi muda bahwa kemerdekaan dan fasilitas penyiaran yang ada saat ini ditebus dengan darah, air mata, dan pembumihangusan aset demi mengusir penjajah.

Bagi Anda yang sedang melintas di Jalan Pemuda Surabaya, tidak ada salahnya melipir sejenak untuk membaca dan meresapi makna di balik tugu saksi sejarah ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....