Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol Margomulyo-Tandes

  • 03 Jul 2026 17:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan pembangunan mini bozem di kawasan exit Tol Margomulyo-Tandes. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi genangan di kawasan Margomulyo melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan penanganan genangan tidak dapat dilakukan oleh pemkot sendiri.

Menurutnya, diperlukan sinergi dengan instansi vertikal dan pihak yang memiliki kewenangan di kawasan tersebut. "Memang kita tidak bisa berjalan sendiri. Ada korelasi hubungan kolaboratif yang memang harus kita lakukan antara Pemerintah Kota Surabaya dengan instansi vertikal atau stakeholder," kata Adi, Jumat, 3 Juli 2026.

Adi menjelaskan pembangunan saluran di wilayah hulu tidak akan memberikan hasil maksimal apabila saluran pembuangan di bagian hilir tidak ikut ditangani. Karena itu, seluruh sistem drainase harus dibenahi secara terpadu.

"Karena pada waktu kita menangani skalanya sifatnya saluran tersier tapi di hilirnya sebagai muara outlet enggak dirawat sama saja," ujarnya.

Salah satu titik prioritas berada di bawah jalan tol kawasan Margomulyo yang kerap tergenang saat hujan. Pemkot telah memetakan pekerjaan bersama PT Margabumi selaku operator jalan tol.

"Di kawasan Margomulyo itu memang ada genangan di bawahnya tol. Sudah kita petakan memang di situ kita harus kolaboratif dengan PT Margabumi selaku operator jalan tol," katanya.

Selain bekerja sama dengan PT Margabumi, Pemkot Surabaya mengalokasikan intervensi pada 2026. Program tersebut meliputi pembangunan konektivitas saluran di sisi kanan dan kiri kawasan serta peningkatan kapasitas rumah pompa.

"Kita di tahun 2026 juga ada intervensi terkait dengan pembangunan konektivitas saluran yang di kanan kirinya, dan juga peningkatan kapasitas rumah pompanya," ujar Adi.

Menurutnya, penanganan genangan juga membutuhkan dukungan pengelola kawasan industri dan pergudangan. Sebab, sebagian jaringan saluran berada dalam kewenangan masing-masing pengelola kawasan.

Sistem drainase Margomulyo nantinya akan diarahkan menuju Saluran Margomulyo Tengah yang terhubung ke Rumah Pompa Balong II. Selanjutnya, air akan dialirkan langsung menuju laut.

Saat ini, Pemkot masih membangun konektivitas saluran menuju Rumah Pompa Balong II. Selain itu, akan dibangun rumah pompa berkapasitas kecil untuk mempercepat aliran air ke saluran utama.

Pemkot juga menyiapkan pembangunan mini bozem di lahan milik PT Margabumi di kawasan exit Tol Margomulyo-Tandes. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki elevasi lebih rendah sehingga kerap menjadi titik genangan saat hujan.

Menurutnya, mini bozem akan difungsikan sebagai tampungan sementara agar air tidak langsung meluber ke badan jalan. "Sehingga kemarin kami koordinasi dengan PT Margabumi, bisa enggak memanfaatkan lahan mereka untuk dipakai tampungan sementara, sehingga air tidak langsung meluber ke jalan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....