Amalan di Bulan Mulia Muharram
- 26 Jun 2026 07:54 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Bulan Muharram menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal ibadah. Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, Muharram mengandung banyak keutamaan dan menjadi awal tahun baru Hijriah yang penuh makna.
Pimpinan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya, Ustadzah Dra. Hj. Haniah,saat berbincang bersama RRI Surabaya dalam program Mutiara Berjaringan sekorwilnus X Jatim Jumt 26 Juni 2026 mengajak umat Islam menjadikan bulan Muharram sebagai sarana introspeksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah.
Menurut Ustadzah Haniah, Muharram disebut sebagai bulan mulia karena termasuk satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
| Baca juga: Satu Suro dan 1 Muharram, Apa Bedanya? |
“Muharram adalah momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik. Bukan hanya pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga saat yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia,” ujar Ustadzah Haniah.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan selama bulan Muharram, di antaranya memperbanyak puasa sunnah, khususnya puasa Tasu’a dan Asyura pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa terbaik setelah Ramadan.
Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, menyantuni anak yatim, serta mempererat silaturahmi. Muharram menjadi kesempatan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan menebarkan kebaikan kepada sesama.
Ustadzah Haniah menambahkan bahwa banyak peristiwa penting yang dikaitkan dengan bulan Muharram dalam sejarah Islam. Oleh karena itu, bulan ini menjadi pengingat bagi umat Islam agar selalu bersyukur dan mengambil hikmah dari perjalanan para nabi.
“Mari kita jadikan Muharram sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, memperbanyak amal saleh, serta menumbuhkan rasa peduli kepada sesama,” ujarnya.
Ustadzah Haniah berharap nilai-nilai Muharram dapat ditanamkan kepada para santri dan masyarakat agar semangat hijrah dan kebaikan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Muharram sendiri merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu bulan suci dalam Islam yang dianjurkan untuk diisi dengan ibadah, refleksi diri, serta peningkatan amal kebaikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....