Buku "Bung Karno: Aku Arek Suroboyo", Tegaskan Soekarno Lahir di Surabaya

  • 25 Jun 2026 17:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemkot Surabaya resmi meluncurkan buku "Bung Karno: Aku Arek Suroboyo", Kamis, 25 Juni 2026. Peluncuran digelar di Balai Budaya Kompleks Balai Pemuda Surabaya.

Buku diterbitkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya dan ditulis empat penulis. Penulisnya Purnawan Basundoro, Samidi, Yayan Indrayana, dan Kukuh Yudha Karnanta.

Acara dimeriahkan Juara 1 Puisi Bung Karno serta pertunjukan teatrikal kisah proklamator. Hadir Wali Kota Eri Cahyadi, Wawali Armuji, Puti Guntur Soekarno, Forkopimda, akademisi, veteran, pelajar.

"Jadi harapannya kita meluruskan sejarah. Karena bangsa yang hebat itu adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya," kata Wali Kota Eri. "Agar tidak pernah kehilangan arah," tegasnya.

Menurutnya, buku itu menegaskan Bung Karno lahir di Surabaya serta menggambarkan perjuangan beliau. "Dengan buku ini kita ingin menegaskan bahwa Soekarno lahir di Surabaya," ujarnya.

"Bagaimana perjuangan Soekarno, bagaimana semangat beliau. Maka dari buku ini, seluruh arek Suroboyo mewarisi api perjuangan beliau," imbuhnya. Buku akan jadi kurikulum wajib SD dan SMP.

"Nanti buku akan kami masukkan menjadi kurikulum wajib yang harus diikuti seluruh sekolah SD dan SMP," kata Cak Eri. "Sejarah itu harus selalu ada di dalam hati," tegasnya.

Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno mengapresiasi terbitnya buku komprehensif tersebut. "Mewakili keluarga besar Bung Karno, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para penulis dan Cak Eri," katanya.

Ia menilai buku itu mendobrak De-Soekarnoisasi yang menutupi sejarah kelam dan gagasan Bung Karno. "Buat saya buku ini adalah salah satu cara untuk mendobrak De-Soekarnoisasi yang sekian lama ditutupi," ujarnya.

Puti berharap buku membantu generasi muda memahami perjalanan sejarah Bung Karno di Surabaya. "Buku ini menjadi salah satu jalan bagaimana generasi muda dapat merasakan perjalanan sejarah Bung Karno," katanya.

Ia menyebut buku disusun berbasis riset akademik dari arsip di Indonesia dan Belanda. "Ini didasari atas riset yang tidak hanya di arsip Indonesia tetapi juga di luar negeri," ujarnya.

Salah satu penulis, Prof Purnawan Basundoro dari Unair, menjelaskan riset berangkat dari otobiografi Bung Karno. "Di dalam buku otobiografi yang ditulis Cindy Adams, beliau jelas menyebutkan bahwa lahir di Surabaya," katanya.

Tim penulis melakukan riset lama untuk membuktikan tempat kelahiran Bung Karno di Surabaya. "Kami melakukan riset yang cukup lama untuk membuktikan bahwa Bung Karno memang betul lahir di Kota Surabaya," ujarnya.

Menurut Prof Basundoro, berbagai dokumen tertulis hampir semua menyatakan Bung Karno lahir di Surabaya. "Di buku itu kami cantumkan bukti yang menyatakan bahwa Bung Karno memang lahir di Kota Surabaya," paparnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....