AIS 2026, Pemkot Surabaya Sinergikan Investor dan UMKM untuk Tekan Kemiskinan

  • 24 Jun 2026 07:21 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Anugerah Investa Surabaya (AIS) 2026 bertema “Surabaya Gerbang Investasi Kelas Dunia” di Balai Kota Surabaya, Selasa, 23 Juni 2026. Dalam ajang tersebut, Pemkot memberikan penghargaan kepada 22 perusahaan yang dinilai patuh terhadap perizinan dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi kepada investor yang berkomitmen membangun Surabaya. Penilaian didasarkan pada besaran investasi, kepatuhan terhadap regulasi, dan komitmen memprioritaskan tenaga kerja asal Surabaya.

“Kami ingin investasi di Surabaya ini legal, aman, dan nyaman. Ketika investasi masuk, ada pergerakan ekonomi. Mereka butuh pekerja, pekerjanya dari warga Surabaya. Mereka butuh makan untuk pekerjanya, menunya bisa disuplai oleh UMKM Kota Surabaya," ujarnya.

Untuk mendukung iklim investasi, Pemkot membuka Klinik Investasi di DPMPTSP guna mempermudah konsultasi dan pengurusan perizinan. Eri juga meminta investor melapor apabila menemukan kendala atau praktik pungutan liar dalam proses perizinan.

"Kalau ada yang bermain dengan izin atau kesulitan, langsung bisa menghubungi saya secara langsung atau melalui hotline lapor Cak Eri. Karena, pajak-pajak dari investor inilah yang kami kembalikan ke warga dalam bentuk pendidikan gratis, kesehatan gratis, hingga bangun rumah tidak layak huni," tegasnya.

Kepala DPMPTSP Surabaya, Lasidi, menjelaskan AIS bertujuan mendorong investasi berkualitas sekaligus memperkuat sinergi antara investor besar dan UMKM lokal. Peserta berasal dari sektor real estate, perhotelan, restoran dan kafe, industri, rumah sakit, perdagangan dan jasa, hingga UMKM.

Menurut Lasidi, peserta harus melalui tahapan penilaian berupa pengisian kuisioner kepatuhan perizinan dan pelaksanaan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat. Dari 35 nominasi, terpilih 22 pelaku usaha terbaik yang menerima penghargaan AIS 2026.

“Dari 35 nominasi, terpilih 22 pelaku usaha terbaik yang berhak mendapatkan penghargaan berupa plakat dan sertifikat Anugerah Investa Surabaya sebagai Terbaik I, II, dan III, serta kategori khusus UMKM,” katanya.

Ia berharap investasi yang terus tumbuh dapat memperluas lapangan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka di Surabaya.

“Tentunya kami berharap dengan investasi yang semakin tumbuh akan semakin memperkecil angka pengangguran terbuka di Kota Surabaya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Litigasi dan Perizinan PT PAL Indonesia, Muhammad Tezar Emiral, mengapresiasi sistem perizinan yang diterapkan Pemkot Surabaya. Menurutnya, investasi tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja dan membantu pengentasan kemiskinan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....