SD Santa Maria Surabaya Suarakan Kepedulian Lingkungan lewat Drama Musikal

  • 20 Jun 2026 16:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - SD Santa Maria Surabaya mengajak siswa menyuarakan kepedulian lingkungan melalui Drama Musikal Kolaboratif. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 4 Kampus Santa Maria Surabaya, Sabtu, 20 Juni 2026.

Drama musikal mengusung tema "Bumi Terluka, Manusia Bertindak". Sebanyak 350 siswa kelas 1 hingga kelas 5 terlibat dalam pertunjukan tersebut.

Kepala SD Santa Maria Surabaya, Yunitha Ike Christyowati, mengatakan kegiatan itu menjadi sarana edukasi lingkungan sejak dini. Selain itu, kegiatan tersebut mendorong siswa melakukan aksi nyata di rumah dan masyarakat.

"Melalui Drama Musikal, siswa diajak memahami bahwa bumi sedang menghadapi berbagai tantangan akibat perilaku manusia," katanya.

Menurut Ike, sekolah ingin siswa tidak hanya mempelajari isu lingkungan secara teori. Siswa juga diharapkan menyadari perannya dalam menjaga kelestarian bumi.

Ia mengaku bangga karena seluruh siswa tampil memukau dalam pertunjukan kolaboratif tersebut. Pertunjukan memadukan drama, musik, tari, gerak, dan seni visual dalam satu cerita.

Persiapan pertunjukan dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Proses latihan menjadi bagian penting pembelajaran bagi para siswa.

Selama latihan, siswa belajar kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab. Mereka juga mengembangkan kreativitas, komunikasi, serta kemampuan memecahkan masalah.

"Kegiatan ini menjadi salah satu pertunjukan terbesar yang pernah diselenggarakan SD Santa Maria Surabaya," ujarnya.

Dalam pertunjukan tersebut, bumi digambarkan sebagai sosok yang menangis akibat kerusakan lingkungan. Sementara manusia diajak mengambil tindakan nyata demi masa depan yang lebih baik.

SD Santa Maria Surabaya menegaskan pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik. Sekolah juga menanamkan pembentukan karakter sesuai nilai SERVIAM atau Aku Mengabdi.

Drama musikal menjadi ruang perjumpaan antara sekolah, siswa, guru, dan orang tua. Orang tua turut menyaksikan perkembangan keberanian, kreativitas, dan kepercayaan diri anak.

"Melalui drama musikal ini, siswa belajar bahwa perubahan besar selalu diawali tindakan sederhana," kata Ike.

Ia mencontohkan tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, siswa diajak mengurangi plastik, menghemat energi, dan menjaga lingkungan sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....