Petugas Damkar Surabaya Dibekali Keterampilan Membuat Konten Edukatif

  • 19 Jun 2026 09:18 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar pelatihan khusus pembuatan konten digital atau content creator bagi para petugasnya. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 18–19 Juni 2026, di Gedung Diklat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Jalan Margomulyo Nomor 44 Surabaya.

Sebanyak 28 peserta yang merupakan petugas dari lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mengikuti pelatihan tersebut. Program ini menjadi bagian dari kerja sama antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan Probest Professional Indonesia untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik melalui media digital.

Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran, Ridlo Noor Wahab. mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan pemadam kebakaran kepada masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

"Di era digital seperti sekarang, penyampaian informasi tidak lagi hanya melalui cara konvensional. Kami ingin petugas kami mampu membuat konten yang informatif, edukatif, dan mudah dipahami semua kalangan," ujarnya.

Menurutnya, konten yang dihasilkan nantinya tidak hanya menampilkan kegiatan operasional pemadam kebakaran, tetapi juga memuat edukasi penting bagi masyarakat. Materi tersebut meliputi pencegahan kebakaran, penanganan awal saat terjadi kebakaran, hingga langkah-langkah evakuasi yang aman.

"Kami berharap melalui konten yang dibuat sendiri, pesan keselamatan bisa tersampaikan lebih luas dan menyentuh langsung masyarakat," kata Ridlo.

Direktur Probest Professional Indonesia, Meriana Candra, yang menjadi salah satu pemateri utama menjelaskan bahwa pelatihan dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik tugas petugas pemadam kebakaran. "Mereka memiliki pengalaman nyata yang sangat berharga. Tugas kami adalah membantu mereka mengemas pengalaman tersebut menjadi konten yang menarik dan bermanfaat," ujarnya.

Meriana menambahkan, materi yang diberikan mencakup dasar-dasar pembuatan konten, teknik penulisan naskah, pengambilan gambar dan video sederhana, hingga strategi distribusi melalui media sosial. "Kami tidak mengajari mereka menjadi seniman, tapi bagaimana menyampaikan pesan keselamatan dengan jelas, menarik, dan tetap memegang teguh nilai-nilai kedinasan. Dengan mampu membuat konten sendiri, Dinas Pemadam Kebakaran memiliki saluran informasi yang kredibel dan terpercaya sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi langsung dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan," ucapnya.

Pelatihan ini diharapkan mampu menghasilkan konten-konten berkualitas yang dapat dipublikasikan melalui akun resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya maupun berbagai saluran komunikasi lainnya. Kehadiran konten edukatif tersebut diharapkan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja petugas pemadam kebakaran Kota Surabaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....