Sebanyak 2.200 Personel Gabungan Amankan Aksi Demo di Surabaya

  • 17 Jun 2026 13:18 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Sebanyak 2.200 Personel Gabungan Amankan Aksi Demo di Surabaya
  • Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto mengatakan pihaknya memberikan ruang terbuka bagi mahasiswa untuk melakukan aksinya mulai dari long march hingga penyampaian aspirasi

RRI.CO.ID, Surabaya - Polrestabes Surabaya mulai mempersiapkan pasukan jelang aksi demonstrasi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu 17 Juni 2026 siang. Sebanyak 2.200 personel gabungan disiagakan untuk melakukan pengamanan di berbagai titik rawan.

Sesuai rencana gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Surabaya melakukan aksi merespon kondisi dalam negeri saat ini. Rencana para peserta aksi akan menyuarakan berbagai tuntutannya kepada pemerintah.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto mengatakan pihaknya memberikan ruang terbuka bagi mahasiswa untuk melakukan aksinya mulai dari long march hingga penyampaian aspirasi. Karena itu, kepolisian tidak melakukan penyekatan massa.

Namun, ia meminta para peserta untuk tetap menjaga ketertiban agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. "Tentunya kita sama-sama mengawal agar aspirasi yang mereka sampaikan tidak mengganggu kepentingan umum, masyarakat umum, aktivitas, maupun pengguna jalan yang lain serta tidak melakukan pengrusakan-pengrusakan," kata Rosyid ditemui usai apel pasukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Selain itu, ia juga menegaskan kepada pasukan untuk mengutamakan upaya-upaya humanis apabila ada kecurigaan terkait hal-hal negatif dilakukan oleh peserta aksi. Namun, apabila melakukan pengerusakan dan sebagainya petugas akan melakukan tindakan strategis.

Rosyid juga mengatakan, sementara tidak ada pengalihan arus yang dilakukan. Hanya saja, pihaknya akan melihat jumlah massa apabila begitu besar baru disiapkan skema pengalihan arus.

"Untuk pengguna jalan saya rasa tidak perlu ada kekhawatiran dengan kegiatan hari ini. Hari ini kita amankan semua kegiatan ini dan kita sudah berkoordinasi juga dengan seluruh stakeholder terkait, dengan pemerintahan, dengan termasuk dengan adik-adik mahasiswa. Semoga ini bisa kita kawal bersama. Dan untuk masyarakat silakan beraktivitas sesuai dengan aktivitas sehari-hari," ujarnya.

Sementara itu, kondisi saat ini pagar berduri sudah dipasang aparat kepolisian di depan pagar Gedung Negara Grahadi. Mobil water canon, mobil pemadam kebakaran, hingga sarpras lain juga disiagakan mencegah adanya kejadian tak diinginkan. (Yaris Yarbo)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....