Evakuasi Sopir Truk Laka Gempol Berlangsung Tiga Jam
- 27 Jul 2026 13:58 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Tim SAR gabungan memerlukan tiga jam untuk mengevakuasi sopir truk trailer yang terjepit di dalam kabin akibat kecelakaan beruntun.
- Sopir bernama Agus (40) asal Malang mengalami luka parah setelah truk trailer yang dikemudikannya mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan.
- Insiden terjadi di Jalan Raya Gempol-Malang, Desa Mojorejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada hari Senin 27 Juli 2026 dengan ruang kemudi yang ringsek dan menjepit tubuh korban.
RRI.CO.ID, Pasuruan - Tim SAR gabungan membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengevakuasi sopir truk trailer yang terjepit di dalam kabin usai kecelakaan beruntun di Jalan Raya Gempol-Malang, Desa Mojorejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin 27 Juli 2026.
Korban diketahui bernama Agus (40), warga Malang. Truk trailer yang dikemudikannya diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan sebelum akhirnya menghantam teras sebuah rumah. Benturan keras membuat ruang kemudi ringsek dan menjepit tubuh korban.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., mengatakan pihaknya langsung mengerahkan dua tim rescue, yakni Tim Bravo dan Tim Charlie, lengkap dengan satu rescue car, satu rescue truck, serta peralatan ekstrikasi untuk menangani proses penyelamatan.
"Setibanya di lokasi, korban dalam kondisi terjepit di ruang kemudi yang mengalami kerusakan parah. Selain itu, bagian depan truk masih menghimpit bangunan rumah sehingga proses penyelamatan tidak bisa langsung dilakukan," kata Nanang.
Di tengah upaya membuka akses menuju korban, tim mendapati Agus masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Jari tangan korban masih bergerak sehingga petugas segera meminta tim medis dari RS Bhayangkara Pusdik Brimob bersama Puskesmas Gempol melakukan pemeriksaan.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan korban masih hidup meski dalam kondisi sangat lemah. Tim medis kemudian melakukan stabilisasi dan memberikan bantuan oksigen sebelum proses ekstrikasi dilanjutkan," ujarnya.
Untuk mempercepat penyelamatan, petugas lebih dahulu menarik truk menggunakan dump truck agar ruang gerak tim lebih leluasa. Setelah itu, personel SAR memotong sejumlah bagian kabin menggunakan peralatan ekstrikasi agar korban dapat dikeluarkan tanpa memperparah cedera.
Sekitar tiga jam kemudian, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam kabin dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun, setelah menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim medis, Agus dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.
Operasi penyelamatan melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, Polres Pasuruan, RS Bhayangkara Pusdik Brimob, Puskesmas Gempol, PSC Kabupaten Pasuruan, serta warga sekitar yang turut membantu kelancaran proses evakuasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....