Jalur Sepeda Aman Masih Jadi Tantangan

  • 03 Jun 2026 00:07 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Peringatan Hari Sepeda Sedunia yang diperingati setiap 3 Juni menjadi momentum untuk menyoroti pentingnya keselamatan pesepeda di jalan raya. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas bersepeda, ketersediaan jalur sepeda yang aman dan terhubung masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Bersepeda tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi salah satu bentuk transportasi aktif yang dinilai mampu mendukung mobilitas berkelanjutan. Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal apabila didukung infrastruktur yang memadai serta lingkungan lalu lintas yang aman bagi pesepeda.

Dilansir dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berjalan kaki dan bersepeda merupakan moda transportasi yang dapat meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan kota yang lebih berkelanjutan. WHO menilai keselamatan pengguna jalan yang rentan, termasuk pesepeda, perlu didukung melalui penyediaan infrastruktur yang aman dan nyaman.

"Berjalan kaki dan bersepeda yang aman sangat penting bagi keselamatan jalan, kesehatan, dan kota yang lebih berkelanjutan," tulis WHO dalam kampanye keselamatan jalan global yang dipublikasikan menjelang Hari Sepeda Sedunia 2025.

WHO juga mencatat kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Karena itu, penyediaan fasilitas yang melindungi pejalan kaki dan pesepeda dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif bergerak.

Senada dengan itu, United Nations Road Safety Collaboration (UNRSC) menekankan pentingnya menciptakan jalan yang lebih aman bagi pejalan kaki dan pesepeda. Organisasi tersebut menilai desain jalan yang mendukung mobilitas aktif dapat membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

"Make walking and cycling safe" atau menjadikan berjalan kaki dan bersepeda lebih aman, menjadi salah satu pesan utama yang terus dikampanyekan UNRSC dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang rentan.

Di Indonesia, pengembangan transportasi berkelanjutan juga terus menjadi perhatian. Dilansir dari laman Kementerian Perhubungan, penyediaan fasilitas bagi pesepeda merupakan bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Kehadiran jalur sepeda yang terintegrasi dengan kawasan permukiman, perkantoran, maupun transportasi umum dinilai dapat mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Keberadaan jalur sepeda yang aman tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna, tetapi juga keselamatan. Jalur yang terhubung dengan baik dapat mengurangi potensi konflik antara pesepeda dan kendaraan bermotor serta memberikan ruang yang lebih layak bagi pengguna jalan yang rentan.

Karena itu, Hari Sepeda Sedunia tidak hanya menjadi ajang mengampanyekan gaya hidup sehat, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi sejauh mana infrastruktur perkotaan telah memberikan ruang yang aman bagi pesepeda. Dukungan fasilitas yang memadai, budaya tertib berlalu lintas, serta kesadaran untuk saling menghormati antar pengguna jalan menjadi kunci dalam mewujudkan transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....