Qurban Festival DT Peduli Jatim, Ribuan Penerima Dapatkan Manfaatnya

  • 30 Mei 2026 22:42 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Suasana gotong royong terlihat sejak pagi di Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Warga bersama relawan DT Peduli Jawa Timur bahu membahu menyiapkan distribusi 70 ekor domba qurban bagi sekitar 700 kepala keluarga.

Program Qurban Festival yang digelar DT Peduli tahun ini menjangkau beberapa wilayah di Jawa Timur, termasuk Mojokerto, Lumajang, Pasuruan, dan Malang. Ratusan hewan qurban disalurkan kepada ribuan warga, termasuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru.

Di Desa Ngembat, kolaborasi antara DT Peduli, pemerintah desa, dan warga setempat terlihat nyata. Setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, penyembelihan, hingga distribusi, dilakukan secara gotong royong.

Perwakilan Pemerintah Desa Ngembat mengatakan kegiatan ini tidak hanya menghadirkan manfaat materi, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.

Di Lumajang, puncak Qurban Festival digelar di Bumi Semeru Damai, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro pada 28 Mei 2026. Sebanyak 90 ekor kambing dan domba disalurkan kepada sekitar 1.800 warga, mayoritas terdampak erupsi Gunung Semeru. Program ini membantu pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah tantangan ekonomi pasca-bencana.

Bambang, Kepala Kantor DT Peduli Jawa Timur, menjelaskan kegiatan ini merupakan amanah dari para muqorib dan dijalankan sesuai syariat Islam.

“Alhamdulillah, ini puncak Qurban Festival. Kami hadir untuk mendistribusikan amanah dari Muqorib DT Peduli. Selain kolaborasi dalam pelaksanaan qurban, kami juga memberikan edukasi agar proses sesuai syariat, memisahkan area penyembelihan dan transit hewan,” jelas Bambang.

Selain Mojokerto dan Lumajang, DT Peduli juga menyalurkan 30 ekor domba di Desa Cengkrong Watu, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, dan Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Hewan qurban didistribusikan secara merata dan tepat sasaran.

Rangkaian Qurban Festival tidak hanya soal ibadah qurban, tapi juga menghadirkan kebersamaan. Lomba anak-anak dan keterlibatan warga menambah semarak kegiatan, sekaligus memperkuat nilai gotong royong.

Rasa syukur warga juga terlihat jelas. Nur Syamsi, Koordinator Hunian Tetap Semeru, menggambarkan betapa bahagianya warga atas dilaksanakannya program qurban festival ini.

“Terima kasih DT Peduli dan para muqorib. Saat pertama kali mendapat kabar akan dilaksanakan qurban di huntap, kami sangat senang dan langsung mempersiapkan kegiatan. Semua yang terlibat dari pengurus masjid, guru TK, relawan, hingga kelompok warga.” ungkapnya

Melalui Qurban Festival ini, DT Peduli Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program kemanusiaan berdampak luas. Sinergi antara lembaga, pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat qurban dirasakan optimal sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....