Komisi E DPRD Jatim Soroti Mandeknya Tunjangan Profesi Guru

  • 10 Jun 2026 15:08 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Komisi E DPRD Jawa Timur menyoroti belum cairnya Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru ASN SMA, SMK, dan SLB di Jawa Timur. Persoalan ini mencakup pembayaran THR dan gaji ke-13 tahun 2025 yang hingga kini belum terealisasi.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, Rabu 10 Juni 2026 mengatakan kondisi tersebut menyangkut hak ribuan guru yang belum tersalurkan. Ia meminta pemerintah segera memberikan kepastian agar persoalan tidak berlarut.

“Yang cukup disayangkan adalah tidak adanya pemberitahuan atau klarifikasi sejak awal kepada para guru. Akibatnya muncul polemik dan kegaduhan di kalangan guru karena mereka tidak mendapatkan informasi yang utuh terkait persoalan ini,” ujarnya.

Menurut Puguh, sekitar 35 ribu guru ASN di Jawa Timur terdampak akibat tidak adanya alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab tertundanya pembayaran TPG, termasuk THR dan gaji ke-13.

“Ini yang kemudian menimbulkan kekecewaan di kalangan guru. Mereka merasa hak-haknya belum tertunaikan, padahal secara regulasi dasar hukumnya sudah sangat jelas,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dasar hukum pembayaran TPG telah diatur dalam sejumlah regulasi pemerintah pusat. Karena itu, ia mendorong adanya langkah cepat dan terukur untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Guru memiliki peran yang sangat vital dalam penyelenggaraan pendidikan. Hak-hak mereka juga sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu, kita harus mencari solusi terbaik agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah,” ujarnya.

Komisi E DPRD Jatim berencana memanggil OPD terkait seperti Dinas Pendidikan, BPKAD, Bappeda, dan inspektorat untuk mencari solusi. Puguh menyebut opsi yang dikaji meliputi komunikasi dengan Kementerian Keuangan atau penggunaan APBD Jawa Timur jika diperlukan.

Sebelumnya, pimpinan dan sejumlah anggota Komisi E DPRD Jatim menerima audiensi Forum Komunikasi TPG Jawa Timur yang mewakili guru ASN SMA, SMK, dan SLB dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....