YBM PLN Perkuat Peran Pesantren

  • 31 Mei 2026 08:58 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pesantren selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Selain menjalankan fungsi pendidikan, pesantren juga berperan dalam dakwah, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.

Sejarah mencatat, pesantren memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan nasional. Keberadaannya terus tumbuh dan berkembang dengan kekhasan yang mengakar kuat di tengah masyarakat.

Di Surabaya, Pesantren Luhur Al Husna menjadi salah satu lembaga pendidikan yang konsisten menjalankan peran tersebut. Pesantren ini didirikan oleh Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. pada tahun 1998 dengan fokus pada pendidikan, pelayanan sosial, dan kemasyarakatan.

Visi yang diusung Pesantren Luhur Al Husna adalah melahirkan insan kamil yang berilmu, beramal, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air. Nilai tersebut sejalan dengan upaya menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Komitmen itu mendapat dukungan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN yang melakukan kunjungan silaturahim ke Pesantren Luhur Al Husna pada Jumat, 29 Mei 2026. Kunjungan tersebut berlangsung produktif dan inspiratif dengan membahas penguatan kualitas pendidikan santri.

Ketua Umum YBM PLN yang juga Chief Audit Executive PT PLN (Persero), Sulistyo Biantoro, menegaskan bahwa pengabdian kepada umat membutuhkan semangat juang dan keikhlasan yang kuat. Menurutnya, kerja sosial yang dijalankan YBM PLN merupakan amanah yang bernilai ibadah.

"Tugas ini memang dibutuhkan orang-orang yang fight dan ikhlas. Karena apapun, tugas ini akadnya langsung ke Allah SWT," ujar Sulistyo Biantoro di hadapan pengurus dan santri.

Ia menambahkan, YBM PLN terus berupaya menjaga konsistensi program pemberdayaan yang telah dirintis selama bertahun-tahun. Dukungan terhadap pesantren menjadi salah satu investasi penting untuk melahirkan generasi unggul di masa depan.

"YBM PLN ini kami rintis hingga istiqomah sampai saat ini, untuk terus memberikan support dan mencetak generasi masa depan yang hebat dan berkualitas," katanya.

Kunjungan tersebut mendapat sambutan hangat dari Ahmad Maududi, putra Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa yang akrab disapa Gus Dodi. Ia menilai kiprah YBM PLN menunjukkan bahwa kerja-kerja sosial yang dilandasi niat tulus akan menghasilkan manfaat yang jauh lebih besar.

"Yang menarik dari Pak Sulistyo, terkadang amal kita terlihat bersifat duniawi, namun karena niat baik akhirnya berubah akhirat oriented," ucap Gus Dudi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan YBM PLN kepada para santri. "Kami bersyukur dan berterima kasih atas support Pak Sulistyo Biantoro serta YBM PLN yang senantiasa mendampingi kami para santri. Besar harapan dan doa para santri yang merasakan manfaat ini akan mampu menjadi santri berkualitas berakhlak karimah untuk Bangsa Indonesia," tuturnya.

Sinergi antara YBM PLN dan Pesantren Luhur Al Husna dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkarakter.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....