Pelatihan AI Dorong Wirausaha Muda

  • 23 Mei 2026 14:41 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata terus menggiatkan pelatihan wirausaha bagi warga usia produktif. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

Kali ini, Disbudporapar Surabaya kembali menggelar pelatihan bertema “Smart Branding with AI, Bangun Brand Kuat Tanpa Ribet”. Kegiatan tersebut berlangsung di Siola lantai 2 ruang 203.

Pelatihan materi dilaksanakan pada 18 hingga 20 Mei 2026. Sementara sesi praktik langsung digelar mulai 20 hingga 23 Mei 2026 pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan pelaku usaha, praktisi, akademisi, hingga asesor komunikasi digital. Peserta diberikan wawasan mengenai strategi branding modern berbasis teknologi AI.

Pemateri Lukman Junaedi, Dosen Sistem Informasi Universitas Narotama, menjelaskan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia bisnis. “AI membantu pelaku usaha membangun branding yang lebih cepat, kreatif, dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Meriana Candra K, Dosen dan Assesor, menilai kemampuan digital branding menjadi kebutuhan utama pelaku usaha saat ini. “Brand yang kuat akan membuat produk lebih mudah dikenal dan dipercaya masyarakat,” katanya.

Materi pelatihan mencakup fundamental branding dalam bisnis modern dan peran artificial intelligence dalam branding. Peserta juga mempelajari cara membangun identitas brand dan strategi branding digital.

Selain teori, peserta mendapat pembelajaran tentang content branding strategy dan visual branding. Materi tersebut dirancang agar peserta mampu menciptakan identitas usaha yang menarik dan konsisten.

Pada sesi praktik, peserta diajak membangun brand menggunakan AI secara langsung. Mereka juga mempraktikkan pembuatan konten dan visual branding berbasis teknologi digital.

Peserta turut mendapatkan materi strategi media sosial dan content planning untuk mendukung promosi usaha. Di akhir pelatihan, peserta mempresentasikan brand yang telah mereka buat untuk mendapatkan evaluasi dan masukan.

Selama mengikuti kegiatan, peserta memperoleh fasilitas berupa materi pelatihan, snack, dan makan siang. Program ini diperuntukkan bagi warga Surabaya usia 16 hingga 30 tahun yang ingin merintis atau telah memiliki usaha.

Salah satu peserta bernama Dani mengaku terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. “Setau saya pelatihan semacam ini di luar sana bisa sampai jutaan rupiah, tapi di sini gratis dan benar-benar diajarin sampai bisa plus ada praktik,”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....